SAMARINDA, rilismedia.co – Kebutuhan layanan dasar masih menjadi perhatian warga RT 30, Kelurahan Mugirejo, Samarinda. Dalam agenda reses anggota DPRD Kota Samarinda, warga menyampaikan dua persoalan yang dinilai bersentuhan langsung dengan aktivitas sehari-hari, yakni pengangkutan sampah dan akses air bersih.
Untuk persoalan sampah, warga berharap pemerintah tidak hanya mengandalkan sistem pengangkutan yang sudah berjalan, tetapi juga memperkuat sarana di tingkat lingkungan.
Salah satu usulan yang disampaikan yakni penyediaan kendaraan pengangkut sampah berukuran kecil yang dapat menjangkau permukiman. Warga bahkan mengusulkan penggunaan motor listrik sebagai alternatif sarana pengangkutan.
“Kita akan mengajukan kepada pemerintah untuk memberikan bantuan pengangkut sampah ini dari motor listrik, misalnya,” ujar warga.
Menurut warga, dukungan sarana tersebut dibutuhkan agar pengangkutan sampah di lingkungan dapat dilakukan secara lebih mudah dan menjangkau kawasan permukiman.
Selain persoalan persampahan, warga juga menyampaikan kebutuhan terhadap layanan air bersih. Akses jaringan PDAM menjadi aspirasi lain yang diminta untuk segera diperjuangkan melalui Pemerintah Kota Samarinda.
“Dan PDAM memang kami akan perjuangkan itu juga di Pemerintah Kota Samarinda untuk segera dilakukan,” ujarnya.
Dua aspirasi tersebut selanjutnya menjadi bagian dari catatan hasil reses yang akan dibawa untuk diperjuangkan melalui pembahasan dengan pemerintah kota.
Persoalan sampah dan air bersih sendiri merupakan kebutuhan pelayanan dasar yang langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, warga berharap usulan yang disampaikan melalui forum reses tidak berhenti sebagai catatan, tetapi dapat ditindaklanjuti dalam program pemerintah daerah.






