Dishub Kutim Perkuat Penataan Aktivitas di Dermaga

KUTIM, Rilismedia.co — Dermaga menjadi salah satu fasilitas yang mendapat perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam mendukung kelancaran layanan transportasi perairan. Penataan diarahkan pada aktivitas yang berlangsung di area dermaga, terutama akses keluar masuk serta proses penumpang saat memulai dan mengakhiri perjalanan.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kutim, Poniso Suryo Renggono, mengatakan kondisi dan pengelolaan dermaga menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam aktivitas angkutan sungai, danau, dan penyeberangan.

“Selain pengawasan terhadap armada, kondisi dermaga juga perlu mendapat perhatian. Dermaga merupakan titik awal dan akhir perjalanan penumpang sehingga keamanan fasilitas, akses keluar masuk, serta aktivitas naik turun penumpang harus dikelola secara tertib,” kata Poniso saat diwawancarai.

Menurutnya, aktivitas masyarakat di kawasan dermaga berkaitan dengan kelancaran pelayanan transportasi. Karena itu, pengaturan akses dan kegiatan penumpang perlu dilakukan secara teratur sehingga proses pelayanan dapat berlangsung dengan baik.

Perhatian terhadap dermaga juga mencakup lingkungan tempat masyarakat melakukan aktivitas sebelum maupun setelah menggunakan angkutan perairan. Dengan penataan yang baik, fasilitas tersebut dapat menjalankan fungsinya sebagai titik pertemuan antara penumpang dan angkutan perairan.

Poniso menjelaskan, pengelolaan transportasi perairan juga membutuhkan keterlibatan sejumlah pihak. Hal ini berkaitan dengan perbedaan kewenangan yang dapat muncul berdasarkan lokasi, lintasan pelayanan, maupun jenis operasional angkutan.

“Dishub Kutim juga perlu berkoordinasi dengan instansi terkait dalam melakukan pengawasan,” katanya.

Koordinasi antarinstansi diperlukan agar pengelolaan aktivitas di kawasan dermaga dapat disesuaikan dengan kewenangan masing-masing. Komunikasi tersebut juga membantu memastikan berbagai aspek pelayanan di area dermaga dapat diperhatikan secara terpadu.

Selain dukungan pemerintah dan instansi terkait, keteraturan di kawasan dermaga juga membutuhkan peran operator dan masyarakat. Operator perlu memastikan proses naik turun penumpang berlangsung dengan tertib, sedangkan pengguna jasa diharapkan mengikuti ketentuan yang berlaku selama berada di kawasan dermaga.

“Penataan fasilitas dan aktivitas dermaga diharapkan dapat mendukung kelancaran masyarakat yang menggunakan jalur perairan. Keberadaan fasilitas yang tertata juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pelayanan transportasi air di berbagai wilayah Kutai Timur,” tuturnya.

Melalui perhatian terhadap fasilitas dermaga serta koordinasi dengan pihak terkait, Dishub Kutim terus mendorong agar kawasan tersebut dapat menunjang aktivitas transportasi perairan secara tertib dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakannya. (Dit/ADV/KUTIM)

Pos terkait