Ketua Golkar Malra Tewas Ditikam di Bandara

Rilismedia.co – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Nus Romatora, tewas setelah ditikam oleh orang tak dikenal saat hendak keluar dari Bandar Udara Karel Satsuitubun, Minggu (19/4/2026). Hingga kini, motif di balik penyerangan tersebut masih belum diketahui.

Nus Romatora, yang akrab disapa Nus Kei, diketahui baru tiba di Maluku Tenggara untuk mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (22/4).

Bacaan Lainnya

Insiden tersebut memicu reaksi keras dari Partai Golkar tingkat provinsi. Melalui pernyataan resmi yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Umar Lessy dan Anos Yeremias, pihaknya menyampaikan duka mendalam sekaligus keprihatinan atas peristiwa tersebut.

“Peristiwa ini merupakan kejadian serius yang tidak hanya berdampak korban dan keluarga, tetapi berdampak terhadap stabilitas sosial dan kondusivitas didaerah khususnya di Malra,”kata Lessy dan Yeremias.

Dalam sikap resminya, DPD Partai Golkar Maluku mengutuk keras tindakan kekerasan tersebut dan menegaskan bahwa perbuatan itu merupakan pelanggaran hukum yang tidak dapat ditoleransi.

“Tindakan ini perbuatan melawan hukum yang tidak dapat ditoleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,”tegasnya.

Selain itu, seluruh kader Golkar di Maluku, khususnya di Maluku Tenggara, diimbau untuk menahan diri dan tidak terpancing provokasi agar situasi tetap aman.

“Solidaritas ditunjukan dengan sikap dewasa. Bukan tindakan yang memperburuk keadaan,”ingat mereka.

DPD Golkar Maluku juga mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk menangkap pelaku serta mengungkap motif penikaman secara transparan dan profesional.

Di sisi lain, seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama hingga pemuda, diajak untuk menjaga keamanan dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Partai Golkar juga menginstruksikan kadernya agar tetap solid serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

“Untuk itu, DPD Partai Golkar Provinsi Maluku mengajak kepada seluruh masyarakat Maluku, untuk bersama menjaga dan tidak mudah terpengarih dengan osi-isi yang dapat memecah di bimi raja-raja,”pungkas Lessy dan Yeremias.

Pos terkait