Samarinda, Rilismedia.co — DPRD Kota Samarinda mendorong percepatan layanan air bersih agar menjangkau seluruh warga lebih cepat dari target yang telah ditetapkan. Cakupan layanan yang saat ini berada di kisaran 84 persen dinilai belum cukup, terutama bagi masyarakat di wilayah pinggiran yang masih kesulitan akses air layak.
Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, menegaskan pemenuhan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang tidak bisa ditunda.
“Target 100 persen itu jangan hanya jadi angka di atas kertas. Kalau bisa dipercepat, kenapa harus menunggu sampai 2029,” ujarnya, Jumat.
Ia meminta Pemerintah Kota bersama Perumdam Tirta Kencana untuk lebih agresif memperluas jaringan distribusi, termasuk mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung.
Menurutnya, masih terdapat ketimpangan layanan yang cukup mencolok, salah satunya di kawasan Bendang, Kecamatan Samarinda Ulu, di mana warga masih mengandalkan sumber air alternatif yang belum tentu memenuhi standar kesehatan.
“Masih ada warga yang belum menikmati layanan air bersih secara layak. Ini yang harus jadi prioritas utama,” tegasnya.
Ronal juga menyoroti persoalan “pipa mati” yang hingga kini masih ditemukan di lapangan. Kondisi tersebut menggambarkan belum optimalnya distribusi meski jaringan telah terpasang.
“Percuma jaringan dibangun kalau airnya tidak sampai ke rumah warga. Ini bukan sekadar soal infrastruktur, tapi soal kualitas layanan,” katanya.
Untuk itu, ia mendorong adanya pemetaan wilayah prioritas secara lebih akurat agar pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan perbaikan jaringan lama dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Di sisi lain, ia mengingatkan agar pemanfaatan air dari lubang bekas tambang tidak dijadikan solusi permanen.
“Air dari lubang tambang hanya solusi darurat. Masyarakat berhak mendapatkan layanan air bersih yang aman dan berkelanjutan,” ujarnya.
DPRD Samarinda berharap sinergi antara pemerintah kota dan Perumdam Tirta Kencana dapat diperkuat, sehingga percepatan layanan air bersih tidak hanya mengejar target cakupan, tetapi benar-benar menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga.






