KUTIM, Rilismedia.co — Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi mendorong penguatan pendidikan agama sejak usia dini sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki bekal moral dalam menghadapi masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Mahyunadi saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Rumah Qur’an Ridhotullah, Gang Wulan, Jalan APT Pranoto, Sangatta Utara, Minggu (13/9/2026). Kegiatan dihadiri ratusan santri, wali santri, pengurus rumah Qur’an dan masyarakat sekitar.
“Keberadaan lembaga pendidikan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam mendampingi pertumbuhan anak. Pendidikan intelektual perlu berjalan beriringan dengan pembentukan keimanan dan akhlak sehingga anak-anak memiliki dasar yang kuat dalam menjalani kehidupan,” kata Mahyunadi.
Ia mengapresiasi anak-anak yang sejak dini telah dibiasakan belajar, memahami, dan menghafal Al-Qur’an. Pembinaan seperti itu diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan keagamaan, tetapi juga membentuk kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab dan karakter positif lainnya.
“Kamk menaruh harapan besar kepada para santri yang saat ini menimba ilmu di lembaga pendidikan Al-Qur’an. Generasi ini kelak dapat menjadi bagian dari sumber daya manusia yang berperan dalam pembangunan Kutai Timur, termasuk menjadi calon pemimpin yang memegang teguh nilai agama,” ujarnya.
Ia berpandangan, pemahaman Al-Qur’an dapat menjadi salah satu pegangan moral bagi generasi muda ketika nantinya mereka memperoleh tanggung jawab di tengah masyarakat.
“Karena itu, pembinaan keagamaan terhadap anak dinilai perlu mendapatkan perhatian bersama, tidak hanya dari pengelola lembaga pendidikan, tetapi juga keluarga, masyarakat dan pemerintah,” imbuhnya.
Selain pembentukan karakter, Mahyunadi turut menyoroti pentingnya dukungan terhadap fasilitas pendidikan keagamaan. Sarana dan prasarana yang memadai dinilai dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman bagi para santri.
Peringatan Maulid Nabi di Rumah Qur’an Ridhotullah sendiri mengangkat tema tentang kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, meneladani akhlakul karimah, memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan iman dan takwa.
Mahyunadi hadir bersama Camat Sangatta Utara Hasdiah Dohi, Kepala Desa Sangatta Utara Mulyanti dan Ketua RT 39 Jamil Harahap. Tausiyah pada kegiatan tersebut disampaikan Ustaz Arafah.
Sementara itu, Ketua RT 39 Sangatta Utara, Jamil Harahap, menyampaikan dukungan masyarakat terhadap keberadaan Rumah Qur’an Ridhotullah.
“Kami ingin lembaga ini menjadi wadah bagi anak-anak di lingkungan sekitar untuk memperoleh pendidikan dan pemahaman agama,” tuturnya.
Kebutuhan itu muncul seiring bertambahnya jumlah santri serta adanya sejumlah kegiatan pembinaan yang dalam pelaksanaannya terkadang mengharuskan santri menginap.
Ketua Panitia sekaligus Pengasuh Rumah Qur’an Ridhotullah, Ustaz Helmi Khairullah, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang kali ini dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi, HUT Kemerdekaan Republik Indonesia serta Milad ke-7 Rumah Qur’an Ridhotullah.
“Kami saya berterima kasih dan mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, keluarga besar Rumah Qur’an serta masyarakat yang selama ini ikut mendukung pelaksanaan kegiatan dan proses pembinaan para santri,”terangnya.
Momentum Maulid Nabi tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya kolaborasi dalam mendidik generasi muda. Penguatan pendidikan agama sejak usia dini diharapkan dapat melahirkan generasi Kutai Timur yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga berakhlak dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.(DIT/ADV/KUTIM)






