Mitigasi Kebakaran, Bupati Kukar Minta Siskamling Diaktifkan

TENGGARONG, Rilismedia.co – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) di tingkat rukun tetangga (RT).

Menurut Aulia, upaya menjaga keamanan lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah dan petugas pemadam kebakaran. Keterlibatan warga diperlukan untuk mengenali potensi bahaya sejak dini, menjaga kondisi rumah, serta saling mengingatkan apabila ditemukan hal-hal yang berisiko memicu kebakaran.

Bacaan Lainnya

“Kami ingin siskamling di setiap RT kembali berjalan agar masyarakat terbiasa saling mengingatkan,” ujar Aulia, Minggu (18/10).

Ia mengingatkan, kebakaran dapat berawal dari kelalaian yang kerap dianggap sepele, seperti kompor yang masih menyala atau penggunaan peralatan listrik yang tidak aman. Karena itu, masyarakat diminta membiasakan diri memeriksa kondisi rumah sebelum meninggalkan tempat tinggal maupun ketika hendak beristirahat.

“Hal-hal sederhana perlu diperhatikan sejak awal, dan kepedulian itu harus dibangun bersama,” katanya.

Imbauan tersebut menjadi perhatian di tengah sejumlah peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah Kukar. Salah satu kejadian terbaru berlangsung di Jalan Kartini, Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, pada Selasa malam (13/10).

“Jangan sampai kita baru menyadari pentingnya kewaspadaan setelah musibah terjadi,” pungkasnya.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kukar, kebakaran tersebut berdampak pada 11 rumah. Dua anak dilaporkan meninggal dunia, sedangkan seorang lainnya mengalami luka bakar dan dibawa ke rumah sakit.

Dalam laporan awal, kebakaran diduga berkaitan dengan gangguan listrik. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran di kawasan permukiman dapat menimbulkan dampak serius, terlebih ketika bangunan berdiri berdekatan sehingga api berpotensi merambat.

Pengaktifan siskamling di lingkungan RT diharapkan dapat memperkuat kepedulian antarwarga. Selain menjaga keamanan, kegiatan ronda dapat menjadi ruang koordinasi untuk mengenali kondisi lingkungan, mengingatkan warga mengenai potensi bahaya, dan mempercepat penyampaian informasi ketika terjadi keadaan darurat.

Meski demikian, pencegahan kebakaran tetap memerlukan langkah konkret di setiap rumah. Pemeriksaan instalasi listrik, penggunaan peralatan rumah tangga secara aman, serta memastikan kompor dan sumber api telah dimatikan merupakan bagian penting dari upaya mengurangi risiko.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kukar juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyiram meteran atau kabel listrik yang terbakar dengan air. Warga diminta menjauhi sumber bahaya dan melaporkan gangguan listrik kepada petugas terkait. Jika api mulai membesar atau mengancam keselamatan, masyarakat perlu segera menjauh ke tempat aman dan meminta bantuan pemadam kebakaran.

Untuk mempercepat penanganan keadaan darurat, informasi mengenai lokasi kejadian harus disampaikan secara jelas kepada petugas. Warga juga diimbau tidak mengambil risiko dengan mencoba menangani kebakaran yang berada di luar kemampuan maupun peralatan yang tersedia.

Melalui peningkatan kewaspadaan dan keterlibatan masyarakat, pemerintah daerah berharap potensi bahaya dapat diketahui lebih awal dan respons terhadap keadaan darurat menjadi lebih cepat. Siskamling yang berjalan aktif, disertai kebiasaan menjaga keselamatan di rumah, diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan permukiman yang lebih aman bagi masyarakat Kukar.

Layanan Damkarmatan Kukar: masyarakat dapat menghubungi telepon layanan 0541-661009 atau WhatsApp pengaduan 0813-3595-1973 jika membutuhkan bantuan kebakaran atau keadaan darurat terkait layanan pemadam kebakaran.

Pos terkait