Bedah Rumah di Kukar, Wabup Turut Bongkar Bangunan Tak Layak Huni di Samboja

TENGGARONG, Rilismedia.co – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin turun langsung membongkar rumah warga yang kondisinya hampir roboh di Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Samboja. Aksi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program bedah rumah hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kukar.
Pembongkaran dilakukan sebagai tahap awal pembangunan kembali rumah tersebut agar menjadi hunian yang lebih layak dan aman bagi penghuninya.
Rendi tidak sekadar meninjau kegiatan, tetapi ikut terlibat langsung dalam proses pembongkaran bersama pihak kelurahan dan masyarakat setempat. Keterlibatan itu sekaligus menunjukkan pentingnya gotong royong dalam membantu warga yang membutuhkan.
Menurut Rendi, program bedah rumah tidak bisa hanya mengandalkan Baznas. Dukungan pemerintah kelurahan, pengurus RT, dan masyarakat diperlukan agar pelaksanaannya berjalan baik.
“Ini bukan kerja Baznas sendirian. Bedah rumah kali ini melibatkan Kelurahan Kampung Lama. Teman-teman RT di seluruh kelurahan juga ikut membantu proses pembongkaran rumah,” ujar Rendi dalam keterangannya belum lama ini.
Ia berharap pembangunan kembali rumah tersebut dapat segera diselesaikan sehingga pemiliknya bisa menempati hunian yang lebih aman dan nyaman.
Rendi memperkirakan proses pengerjaan membutuhkan waktu sekitar satu setengah bulan. Setelah pembangunan rampung, rumah itu direncanakan diresmikan.
Warga Diminta Aktif Melaporkan Rumah Tak Layak Huni. Di sela kegiatan, Rendi juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan laporan apabila menemukan rumah warga yang kondisinya memprihatinkan dan membutuhkan bantuan.
Menurutnya, informasi dari masyarakat, termasuk pengurus RT, dapat membantu pemerintah mengidentifikasi persoalan di lapangan. Laporan tersebut selanjutnya bisa ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Baznas Kukar dan pihak terkait.
“Kalau ada masyarakat yang melaporkan rumahnya, pemerintah kabupaten bersama Baznas Kukar akan menyambut baik. Kolaborasi seperti ini yang kita harapkan agar program-program bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Ia berharap kepedulian terhadap warga yang tinggal di rumah tidak layak huni dapat terus tumbuh melalui kerja sama pemerintah dan masyarakat.
Delapan Rumah Rampung Dibangun melalui Program RLHB
Penanganan rumah tidak layak huni di Kukar juga dilakukan melalui Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB), yang ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.
Pada Juni 2026, Baznas Kukar mengumumkan penyelesaian delapan unit rumah melalui kolaborasi bersama Pemkab Kukar, Polres Kutai Kartanegara, dan Bank Kaltimtara. Rumah-rumah tersebut tersebar di Kecamatan Tenggarong, Loa Kulu, dan Tenggarong Seberang.
Upaya memperkuat program penanganan rumah tidak layak huni juga dilakukan melalui kerja sama Baznas Kukar dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kukar pada Agustus 2026. Kerja sama tersebut mencakup penguatan integrasi data dan optimalisasi zakat, infak, serta sedekah untuk mendukung penanganan rumah tidak layak huni.
Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, keterlibatan pemerintah di tingkat kelurahan dan pengurus RT menjadi bagian penting untuk membantu mengidentifikasi warga yang membutuhkan penanganan.
Melalui program bedah rumah dan RLHB, upaya memperbaiki kondisi hunian masyarakat di Kukar diharapkan terus berlanjut sehingga semakin banyak warga dapat tinggal di rumah yang aman dan layak.

Pos terkait