TENGGARONG, Rilismedia.co – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri mendorong generasi muda mengambil peran aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), salah satunya melalui edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini, bukan hanya mengandalkan pemadaman ketika kebakaran terjadi.
Pesan tersebut disampaikan Aulia setelah memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kukar, Rabu (28/10).
Ia menilai, keterlibatan pemuda dalam penanganan karhutla diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko kebakaran, terutama di lingkungan yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Aulia mencontohkan kejadian kebakaran yang dilaporkan terjadi di RT 09 Desa Teluk Bingkai, Kecamatan Kenohan, pada Selasa (27/10) malam. Pemerintah daerah, kata dia, telah memantau kejadian tersebut dan penanganannya masih berlangsung.
“Tadi malam kami mendapat informasi bahwa di daerah Kenohan terjadi kebakaran yang cukup besar. Kami telah monitor dan saat ini sementara dalam proses penanganan,” ujarnya.
Menurut Aulia, penanganan karhutla tidak boleh hanya berorientasi pada pemadaman api. Edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting untuk menekan risiko kebakaran, termasuk mendorong warga lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitarnya.
“Kita berupaya untuk melawan karhutla ini, bukan hanya menunggu pada saat api itu muncul. Akan tetapi, kita bisa berperan dalam memberikan edukasi kepada warga di lingkungan sekitar agar kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi,” tegasnya.
Di luar persoalan lingkungan, Aulia juga mengapresiasi kontribusi generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menilai, keterlibatan pemuda menjadi salah satu kekuatan yang dapat mendorong pelaksanaan program pemerintah sekaligus membuka peluang bagi lahirnya berbagai inovasi.
Momentum Sumpah Pemuda, lanjutnya, harus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus memelihara harapan dan mengembangkan potensi demi masa depan Kukar.
Pemerintah Kabupaten Kukar sendiri telah menetapkan 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik yang mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, bantuan sosial, pertanian, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.
Sejumlah program tersebut dinilai membuka ruang bagi keterlibatan generasi muda, terutama melalui pengembangan usaha produktif, kewirausahaan, peningkatan kapasitas petani, nelayan dan peternak, serta akses pendidikan melalui program beasiswa.
“Kita memiliki 17 Program Dedikasi yang banyak sekali menyasar kegiatan pemuda. Ada kegiatan usaha produktif. Ada 100.000 petani, nelayan dan peternak tangguh. Begitu juga program wirausaha mandiri maupun program beasiswa Kukar Idaman Terbaik,” pungkas Aulia.






