Empat Tahun Beruntun, Kukar Terbaik Pengendalian Inflasi

TENGGARONG – Konsistensi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam menjaga stabilitas harga kembali berbuah prestasi. Untuk keempat kalinya secara beruntun, Kukar dinobatkan sebagai daerah terbaik pertama dalam pengendalian inflasi untuk wilayah Pulau Kalimantan.

Capaian tersebut disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Tenggarong, Jumat (23/10) lalu. Ia menegaskan prestasi itu bukan kebetulan, melainkan hasil dari sistem pemantauan yang berjalan rutin.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, untuk kawasan Kalimantan, Kukar masih yang terdepan dalam pengendalian inflasi. Ini sudah tahun keempat kita mampu menjaganya secara berturut-turut,” ungkapnya.

Aulia menjelaskan, kunci dari keberhasilan tersebut ada pada kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Tim ini menjadi garda terdepan pemerintah daerah dalam membaca gejolak harga dan menjaga daya beli warga.

Menurutnya, pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan secara insidental. Di Kukar, evaluasi dilakukan setiap minggu untuk memastikan setiap kenaikan harga komoditas dapat segera direspons dengan langkah yang tepat.

“Kami tidak bekerja musiman. Ada tim khusus TPID yang memantau harga setiap hari, dan kami evaluasi bersama setiap minggu untuk melihat perkembangan inflasi di Kukar,” jelasnya.

Fokus pemerintah tidak hanya berhenti pada pengendalian harga di hulu. Di sisi hilir, Pemkab juga memperkuat akses keuangan masyarakat melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Aulia menyebut, TPID dan TPAKD merupakan dua instrumen yang saling melengkapi. TPID menjaga harga tetap stabil, sementara TPAKD memastikan masyarakat, terutama pelaku usaha produktif, tetap memiliki akses permodalan.

Salah satu program unggulan yang dijalankan TPAKD adalah Kredit Kukar Idaman Terbaik. Program ini memberikan kemudahan bagi petani, nelayan, peternak, dan UMKM untuk mendapatkan pembiayaan tanpa dibebani bunga tinggi.

Dalam program tersebut, beban bunga pinjaman diambil alih oleh pemerintah daerah.

“Kita jalankan Kredit Kukar Idaman Terbaik untuk pelaku usaha produktif. Jadi masyarakat yang meminjam Rp50 juta, pengembaliannya tetap Rp50 juta, karena bunganya yang 9 sampai 12 persen itu sudah disubsidi pemerintah,” terangnya.

Pos terkait