70 Persen Masyarakat Kukar Puas dengan Program Dedikasi

TENGGARONG, Rilismedia.co – Sebanyak 70 persen masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyatakan puas terhadap Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik, khususnya di sektor bantuan langsung. Angka tersebut berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kukar.

Kepala BRIDA Kukar, Bahari Joko Susilo, mengatakan evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengukur efektivitas pelaksanaan program dedikasi pada masa kepemimpinan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendy Solihin.

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sendiri telah menetapkan 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik yang mencakup berbagai sektor, mulai dari bantuan sosial, pendidikan, pertanian, ekonomi, hingga pelayanan publik.

Program-program tersebut meliputi Makan Bergizi Balita dan Lansia, Subsidi Sekolah dan Beasiswa Tuntas, Bantuan Sekolah Swasta dan Pesantren, Etam Sejahtera, Kawasan Ekonomi Sejahtera, Petani dan Nelayan Tangguh, Kredit dan Permodalan, Seni Budaya, Stimulus Komunitas Kreatif, Layanan Publik Cerdas, ASN Terbaik, RT Ku-Terbaik, Insentif Guru Ngaji dan Majelis Taklim, Jaga Lingkungan, Rp100 Juta Perdesaan, Internet Desa Gratis, serta Permukiman.

Joko menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi BRIDA, tingkat kepuasan masyarakat terhadap program bantuan langsung mencapai 70 persen.

“Berdasarkan hasil evaluasi kami, seperti Program Bantuan Langsung, sebanyak 70 persen masyarakat merasa puas,” kata Joko di Tenggarong, Sabtu (24/10).

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah aspek teknis yang perlu diperbaiki agar pelaksanaan program semakin optimal. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pemerataan distribusi bantuan agar lebih tepat sasaran dan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Namun demikian, ada hal-hal yang perlu kita sempurnakan dan perbaiki lagi,” ujarnya.

Selain mengevaluasi program bantuan langsung, BRIDA Kukar juga mencermati perkembangan indikator makro ekonomi daerah, khususnya pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Berdasarkan data yang disampaikan, sektor pertanian Kukar menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2025. Subsektor pertanian tumbuh sebesar 9,61 persen, kehutanan 9,58 persen, dan perikanan 9,06 persen.

Pertumbuhan tersebut dinilai turut memperkuat perekonomian daerah di luar sektor ekstraktif. Sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Kalimantan Timur, Kukar memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, termasuk mendukung pasokan logistik pangan bagi Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurut Joko, capaian pertumbuhan pada sektor tersebut menjadi salah satu indikator positif dalam melihat perkembangan program pemerintah daerah, terutama yang berkaitan dengan penguatan sektor pertanian.

“Hal ini menunjukkan bahwa program pemerintah, terutama Program Dedikasi Idaman Terbaik di sektor pertanian, itu sudah berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Pos terkait