KUTIM, Rilismedia.co — Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Dispar Kutim) menyoroti keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pelaksanaan Erau Adat. Sebanyak 33 UMKM asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) turut berpartisipasi, menambah keterlibatan sektor usaha dalam perhelatan budaya tersebut.
Kepala Dispar Kutim, Mahriadi, menyebut puluhan pelaku UMKM dari Kukar menjadi bagian dari peserta yang meramaikan kegiatan Erau Adat.
“Untuk UMKM, ada 33 dari Kutai Kartanegara,” kata Mahriadi, Selasa (13/10/26).
Selain melibatkan pelaku usaha, Erau Adat juga menghadirkan pertunjukan seni yang berkaitan dengan tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara. Sejumlah tarian ditampilkan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, memperkuat unsur budaya dalam perhelatan tersebut.
Mahriadi menjelaskan, seni dan budaya memiliki keterkaitan dengan pengembangan ekonomi kreatif. Karena itu, kegiatan budaya dapat menjadi ruang bagi berbagai unsur untuk terlibat, tidak hanya dalam menjaga tradisi, tetapi juga dalam aktivitas usaha dan kreativitas.
Menurut Mahriadi, “kesenian juga berkaitan dengan sektor ekonomi kreatif.”
Keterlibatan UMKM dari luar Kutim memperlihatkan adanya partisipasi lintas daerah dalam kegiatan tersebut. Bagi pelaku usaha, kegiatan seperti Erau Adat berpotensi menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada pengunjung. Namun, besarnya manfaat ekonomi yang diterima peserta tetap perlu dilihat dari hasil penjualan dan pendapatan selama kegiatan berlangsung.
Dispar Kutim memandang keterlibatan unsur usaha dan kesenian sebagai bagian yang melengkapi pelaksanaan kegiatan budaya. Partisipasi berbagai pihak menjadi salah satu aspek yang dapat mendukung penyelenggaraan acara sekaligus memperluas ruang keterlibatan masyarakat.
Ke depan, pelibatan pelaku UMKM dan unsur ekonomi kreatif dapat menjadi perhatian dalam pengembangan kegiatan budaya di Kutim.
“Dengan demikian, Erau Adat tidak hanya menjadi ruang pelestarian tradisi, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk berpartisipasi,” tandasnya.(dit/adv/Kutim)






