TENGGARONG, Rilismedia.co – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan sekolah di Kutai Kartanegara (Kukar) tahun ini belum dilaksanakan secara serentak. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar menyebut kondisi tersebut berkaitan dengan waktu diterimanya surat edaran mengenai pelaksanaan peringatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Heriansyah, mengatakan pihaknya tetap melibatkan sejumlah sekolah dalam kegiatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung Kamis (1/10).
“Terkait dengan instruksi belum kita lakukan pada hari ini tetapi kita melibatkan beberapa sekolah untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila,” ujar Heriansyah usai upacara di Kantor Bupati Kukar.
Ia menjelaskan, surat edaran terkait peringatan tersebut baru diterima pada malam sebelum pelaksanaan. Karena itu, belum seluruh sekolah mendapatkan instruksi untuk menggelar kegiatan secara serentak.
“Karena memang surat edarannya baru tadi malam. Jadi leader untuk Hari Kesaktian Pancasila adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” katanya.
Meski demikian, Heriansyah memastikan momentum tersebut tetap menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter bagi peserta didik.
Menurutnya, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya berkaitan dengan kegiatan seremonial. Ada nilai sejarah dan kebangsaan yang perlu dipahami para pelajar, terutama mengenai posisi Pancasila sebagai dasar negara.
Ia menilai pemahaman tersebut penting agar peserta didik memiliki fondasi yang kuat dalam menjalani kehidupan sebagai bagian dari masyarakat dan bangsa Indonesia.
“Kalau tidak mempunyai dasar yang kuat, maka mereka akan rapuh,” ujarnya.
Ke depan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar berencana melakukan persiapan lebih awal agar peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat diikuti sekolah secara lebih terarah.
“Tahun depan insyaallah kita akan instruksikan,” kata Heriansyah.
Ia berharap kegiatan tersebut nantinya dapat menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai Pancasila sekaligus membentuk karakter generasi muda yang memiliki semangat persatuan.
Upaya tersebut juga diharapkan sejalan dengan pembangunan daerah dan cita-cita menyiapkan generasi yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.






