Pemda Kukar Sambangi Korban Kebakaran di Tenggarong, Kerugian Diprediksi Rp10 Miliar

TENGGARONG, rilismedia.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meninjau lokasi kebakaran yang melanda kawasan pemukiman warga di Jalan AM Alimudin Gang 1, RT 33, Kelurahan Melayu, sekaligus menyerahkan bantuan sembako bagi warga terdampak.

Kunjungan dan penyerahan bantuan ini merupakan bukti nyata kehadiran negara bagi warga yang terdampak musibah.

Asisten I Setdakab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat menyebut atas nama Pemerintah Kabupaten Kukar menyampaikan keprihatinan, dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah kebakaran yang terjadi pada Senin (5/10) sore.

Dalam refleksinya Akhmad mengungkapkan bahwa musibah kebakaran yang terjadi merupakan ujian yang diberikan oleh Allah.

“Dan, ini merupakan bagian dari ujian dari Allah untuk kita. Dan, mudah-mudahan para keluarga terdampak bisa diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” kata Akhmad di Posko Kelambu Kuning, Selasa (6/10).

Akhmad juga meminta kepada para warga terdampak agar tidak merasa sendirian, sebab negara hadir dan berpihak kepada masyarakatnya melalui dukungan moril maupun materil.

“Dan kami atas nama Pemkab Kukar juga menyampaikan bahwa korban kebakaran tidak sendiri. Kami seluruhnya hadir untuk membersamai dan memberikan dukungan moral, semangat dan sedikit bantuan yang bisa dimanfaatkan untuk beberapa hari ke depan,” paparnya.

Di sisi lain, ujarnya, Pemda Kukar juga saat ini terus menjalin komunikasi dan koordinasi pasca kebakaran, termasuk pendataan warga terdampak.

Untuk warga yang membutuhkan tempat tinggal sementara, telah disiapkan sejumlah lokasi melalui koordinasi dengan Baznas dan lembaga Muhammadiyah.

Selain itu, Organisasi perangkat daerah (OPD) terkait saat ini juga sementara melaksanakan proses identifikasi dan pendataan terhadap warga yang memiliki rumah sendiri maupun yang menyewa rumah.

“Dan, hal-hal lain mengenai bantuan tetap berproses sambil diidentifikasi nama dari warga yang asli yang punya rumah atau yang sewaan. Jadi, nanti akan dicek satu persatu dari kawan-kawan OPD,” katanya.

Di sisi lain, Akhmad secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Damkar Kukar, Polres Kukar, relawan pemadam kebakaran dan wartawan serta semua pihak yang dengan caranya masing-masing telah berjibaku memadamkan kobaran api, dan memberikan informasi mengenai peristiwa kebakaran.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak terkhususnya relawan pemadam kebakaran dan seluruh pihak yang membantu memadamkan api. Kami juga berterima kasih kepada masyarakat dan teman-teman wartawan yang memberikan informasi. Kita bersama-sama mendoakan, mudahan-mudahan ini menjadi amal ibadah kita semua untuk membantu masyarakat kita yang terkena musibah,” imbuhnya.

Kerugian Ditaksir Rp10 Miliar

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kasat Samapta AKP Nursan mengatakan, saat menerima informasi terkait insiden kebakaran di Jalan AM Alimudin Gang 1, RT 33, Kelurahan Melayu, pihaknya bergerak cepat ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu memadamkan kobaran api, melakukan pengamanan dan pendataan.

“Kepolisian tidak hanya mendukung proses pemadaman, tetapi juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi serta membantu pendataan masyarakat terdampak,” bebernya.

Nursan menambahkan, untuk memastikan penyebab kebakaran, Polsek Tenggarong bersama Satreskrim dan Tim Inafis Polres Kukar telah mendatangi TKP. Petugas juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah kontrakan. Kendati demikian, dugaan tersebut masih bersifat sementara dan penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Akibat insiden ini diperkirakan sebanyak 50 rumah warga mengalami kerusakan dan ludes dilahap di jago merah.

Meski demikian, tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sejumlah warga sempat mendapatkan perawatan medis setelah mengalami sesak napas akibat menghirup asap kebakaran.

Sedangkan, kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp10 miliar. Namun, jumlah pasti bangunan serta warga yang terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

Tim Inafis Polres Kukar selanjutnya akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan titik awal api sekaligus mengungkap faktor yang menyebabkan kebakaran.

Polres Kukar mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat. Warga diimbau rutin memeriksa instalasi listrik serta memastikan berbagai peralatan elektronik dan rumah tangga digunakan secara aman.

Pos terkait