Dr. Sani Tegaskan Qurban Bukan Sekadar Ritual, Tapi Episentrum Kepedulian

SAMARINDA, RILISMEDIA.CO— Anggota DPRD Kota Samarinda, Dr. Sani, menyampaikan bahwa perayaan Hari Raya Iduladha bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan memiliki makna mendalam sebagai pusat atau episentrum kepedulian dalam kehidupan umat Islam.

Menurutnya, nilai kepedulian dalam ibadah qurban dapat dilihat dari beberapa aspek utama. Pertama adalah kepedulian kepada Allah SWT. Ia menjelaskan bahwa dalam Surah Al-Kautsar, umat Islam diperintahkan untuk melaksanakan salat dan berqurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Yang Maha Pemurah.

Bacaan Lainnya

“Karena Allah itu Maha Pemurah, maka umat-Nya juga diajarkan untuk menjadi pribadi yang pemurah. Qurban menjadi simbol nyata dari kepedulian vertikal antara hamba dengan Sang Pencipta,” ujarnya.

Kedua, Dr. Sani menyoroti kepedulian terhadap tegaknya agama dan syiar Islam. Ia menggambarkan suasana bulan Dzulhijjah, di mana jutaan umat Islam dari seluruh dunia melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci sebagai bentuk respons atas panggilan Allah.

“Ribuan jamaah, termasuk sekitar 1.024 jamaah dari Samarinda, berangkat menunaikan rukun Islam kelima. Mereka mengorbankan harta dan tenaga demi menjalankan perintah agama. Kita doakan semoga seluruh jamaah memperoleh predikat haji mabrur dan kembali dalam keadaan sehat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan aspek ketiga, yakni kepedulian sosial. Melalui penyembelihan hewan qurban dan pembagian daging kepada masyarakat, nilai berbagi dan solidaritas terus ditanamkan dalam kehidupan umat.

“Dari sini kita bisa melihat pola yang jelas, bahwa ujung dari setiap ibadah kepada Allah adalah memberikan manfaat bagi sesama manusia,” tegasnya.

Dr. Sani pun menyimpulkan bahwa Hari Raya Iduladha merupakan momentum penting yang mencerminkan puncak kepedulian dalam berbagai dimensi kehidupan.

“Tidak berlebihan jika kita menyebut bahwa hari raya qurban adalah episentrum dari kepedulian, baik kepada Allah, agama, maupun kepada sesama manusia,” tutupnya.

Pos terkait