Disdikbud Kutim Genjot Kompetensi Guru Lewat Pelatihan dan Program Inklusi

Sanggatta, Rilismedia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan, khususnya tenaga pendidik, melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan kapasitas.

Upaya ini merupakan langkah strategis. untuk menyesuaikan sistem pendidikan daerah dengan kebutuhan zaman dan arah kurikulum Nasional.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, mengungkapkan bahwa program peningkatan kapasitas guru dilakukan melalui dua pendekatan utama: pelatihan temporer dan program pengembangan terstruktur.

Pelatihan temporer meliputi Bimtek, pelatihan deep learning, hingga e-coding sebagai kebutuhan pembelajaran digital.

“Pelatihan Kita ada dua jenis. Yang sifatnya temporer seperti pelatihan dan Bimtek. Ada juga pelatihan khusus seperti deep learning dan e-coding sebagai kebutuhan kurikulum baru,” ucap Mulyono, usai rapat dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Kutim, Selasa (18/11/2025).

Selain pelatihan, Kutim juga menargetkan penguatan pendidikan inklusi, dan Pemerintah daerah menargetkan setiap sekolah memiliki minimal satu guru inklusi, sehingga layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus dapat diberikan secara optimal.

Program penguatan guru inklusi telah berjalan sejak 2024, dan Ratusan guru telah diberi kesempatan mengikuti pendidikan lanjutan, agar mampu menerapkan pendekatan pembelajaran inklusif di sekolah masing-masing, dan langkah ini dinilai penting untuk menghadirkan pendidikan yang setara bagi seluruh peserta didik.

Mulyono menegaskan bahwa peningkatan SDM guru adalah investasi jangka panjang bagi kualitas pendidikan di Kutim, dan semakin baik kompetensi guru, semakin baik pula kualitas pembelajaran di kelas.

“Guru harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Kami akan terus mendukung setiap upaya peningkatan kapasitas agar pendidikan di Kutim semakin maju dan inklusif,” tutupnya. (Adv-Diskominfo Kutim/Saif)

Pos terkait