Aspirasi Warga Kampung Buton Sidomulyo Berbuah Semenisasi Jalan Rumbia 2

SAMARINDA, Rilismedia.co — Aspirasi masyarakat menjadi salah satu pijakan dalam pelaksanaan pembangunan lingkungan. Hal itu terlihat dari realisasi semenisasi jalan di Jalan Rumbia 2, RT 30, Kelurahan Sidomulyo, kawasan Kampung Buton Sidomulyo, Samarinda.

Anggota DPRD Kota Samarinda Ismail Latisi meninjau langsung realisasi pekerjaan tersebut pada Selasa (29/9). Proyek semenisasi itu sebelumnya diusulkan masyarakat melalui proposal yang diperantarai Abang Ganteng Larida Awarapia untuk kemudian diajukan kepada Pemerintah Kota Samarinda melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kota Samarinda Tahun Anggaran 2026.

Bagi masyarakat setempat, pembangunan jalan tersebut bukan sekadar peningkatan infrastruktur lingkungan. Akses Jalan Rumbia 2 merupakan salah satu jalur utama yang digunakan warga untuk keluar-masuk kawasan permukiman.

Kondisi jalan sebelumnya menjadi persoalan tersendiri. Jalurnya menanjak dengan permukaan berbatu dan mudah licin ketika hujan karena bercampur lumpur. Kondisi tersebut terutama menyulitkan pengguna kendaraan roda dua yang melintas.

Melalui usulan masyarakat yang kemudian masuk dalam perencanaan pembangunan daerah, kondisi tersebut mulai mendapat penanganan.

Ismail mengatakan semenisasi merupakan bagian dari aspirasi masyarakat yang perlu dikawal agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan di lapangan.

Tahap pertama pekerjaan kini telah dilaksanakan sebagai pembangunan dasar jalan. Tahap berikutnya dijadwalkan menyusul dalam beberapa hari ke depan untuk melakukan pemantapan terhadap kondisi jalan.

“Alhamdulillah program semenisasi tahap satu sebagai tahap dasar sudah dilaksanakan, menyusul tahap berikutnya beberapa hari ke depan untuk pemantapan jalannya,” kata Ismail.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur lingkungan semestinya berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Sebab, warga merupakan pihak yang paling mengetahui persoalan yang mereka hadapi sehari-hari, termasuk akses jalan yang digunakan untuk aktivitas ekonomi, pendidikan maupun mobilitas warga.

Karena itu, mekanisme penyampaian aspirasi melalui Pokir DPRD menjadi salah satu jalur yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan kepada pemerintah daerah.

Dalam kasus Jalan Rumbia 2, kebutuhan tersebut berangkat dari kondisi jalan yang selama ini menjadi akses penting warga Kampung Buton Sidomulyo.

Realisasi tahap awal semenisasi diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga ketika melintasi jalan tersebut, terutama saat kondisi cuaca hujan.

Ismail berharap pekerjaan lanjutan dapat berjalan sesuai rencana sehingga akses jalan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan semenisasi ini bermanfaat dan membawa kebaikan, khususnya bagi masyarakat setempat,” ujarnya.

Realisasi Jalan Rumbia 2 sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan lingkungan tidak selalu berawal dari proyek berskala besar. Sejumlah kebutuhan dasar masyarakat justru muncul dari persoalan sehari-hari yang dirasakan langsung warga.

Dalam konteks tersebut, aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan kebutuhan pembangunan, sementara pemerintah daerah dan DPRD memiliki peran memastikan usulan yang telah melalui mekanisme perencanaan dapat direalisasikan sesuai kemampuan anggaran dan ketentuan yang berlaku.

Pos terkait