Kutai Timur, Rilismedia.co — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dsidikbud) Kabupaten Kutai Timur menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas dukungan pokok pikiran (pokir) yang diarahkan untuk memperkuat pembangunan pendidikan.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, dalam rangkaian FGD penyusunan Masterplan Pendidikan 2026–2030.
Menurutnya, dukungan DPRD menjadi sangat penting di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah. Pokir dinilai mampu membantu percepatan program-program prioritas, terutama yang terkait peningkatan kualitas layanan pendidikan dasar.
“Kami sangat berterima kasih kepada DPRD karena pokir ini ikut memperkuat dan mempercepat agenda pembangunan pendidikan,” ucapnya di sela kgiatan FGD di Hotel Royal Kutim, Jumat (21/11).
Dalam forum tersebut, DPRD juga memberikan masukan terkait pemerataan pembangunan sarana sekolah, penanganan kekurangan guru, hingga peta kebutuhan pendidikan di wilayah terpencil.
Kolaborasi ini, dinilai menjadi modal penting untuk menyempurnakan masterplan yang sedang disusun.
Mulyono menyebutkan bahwa komunikasi aktif antara Disdikbud dan DPRD akan ditingkatkan, mengingat banyak program pendidikan yang memerlukan dukungan legislatif, baik dalam hal alokasi anggaran maupun pengawalan pelaksanaan program di lapangan.
“Kita akan terus memperkuat koordinasi. DPRD adalah mitra utama dalam memastikan seluruh program berjalan efektif,” katanya.
Dengan adanya dukungan tersebut, Disdikbud optimistis masterplan yang disusun nanti tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi dapat benar-benar diterapkan secara sistematis.
Ia berharap sinergi yang terjalin dapat menjawab berbagai tantangan pendidikan di Kutai Timur, mulai dari pemerataan layanan hingga peningkatan kualitas tenaga pendidik.
“Kerja sama ini kami yakini mampu memberikan dampak signifikan bagi pendidikan Kutai Timur,” tukasnya. (Adv-Diskominfo Kutim/Andika)






