Disdikbud Dorong CSR Perusahaan Lebih Terarah untuk Perkuat Pendidikan Kutim

Kutai Timur, Rilismedia.co — Disdikbud Kutim menyoroti pentingnya kontribusi sektor swasta dalam memperkuat pembangunan pendidikan, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Dalam FGD penyusunan Masterplan Pendidikan Kutai Timur 2026–2030, Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa sejumlah perusahaan seperti PT KPC, PT GAM, dan PT ITX telah aktif memberikan dukungan, namun masih diperlukan mekanisme CSR yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan daerah.

Bacaan Lainnya

“Selama ini CSR sudah berjalan, tetapi kita ingin pola yang lebih terukur dan terarah agar dampaknya benar-benar terasa bagi dunia pendidikan,” kata Mulyono, di Hotel Royal Victoria Sangatta, Jumat (21/11).

Ia menilai CSR dapat menjadi tambahan kekuatan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan, mulai dari sarana prasarana, pelatihan tenaga pendidik, hingga dukungan teknologi pembelajaran.

Di beberapa wilayah, CSR bahkan menjadi tumpuan bagi sekolah yang kekurangan fasilitas.

Melalui FGD ini, Disdikbud memberikan sejumlah rekomendasi agar CSR perusahaan lebih fokus pada pembangunan laboratorium sekolah, penyediaan perpustakaan digital, penguatan pendidikan vokasi, serta dukungan terhadap program literasi dan numerasi.

Mulyono menekankan bahwa pemerintah ingin memastikan CSR tidak berjalan sporadis, melainkan mengikuti rencana strategis yang tertuang dalam masterplan.

Dengan begitu, kontribusi perusahaan dapat membantu percepatan pencapaian indikator pendidikan.

“Kita ingin perusahaan memilih peran mereka berdasarkan kebutuhan yang sudah dipetakan. Dengan begitu, CSR dapat menjadi bagian dari pembangunan yang berkesinambungan,” jelasnya.

Ia optimistis bahwa jika kolaborasi sektor swasta diperkuat, pembangunan pendidikan Kutai Timur dapat berlangsung lebih cepat dan merata.

“Sinergi ini penting agar transformasi pendidikan dapat benar-benar terwujud,” tutupnya. (Adv-Diskominfo Kutim/Andika)

Pos terkait