Kutai Timur, Rilismedia.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menerapkan strategi efisiensi anggaran sebagai langkah menjaga keberlanjutan program prioritas di tengah keterbatasan fiskal daerah. Efisiensi tersebut difokuskan pada penajaman penggunaan dana agar lebih tepat sasaran, bukan pada pemangkasan anggaran secara menyeluruh.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, mengatakan setiap rupiah anggaran harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. “Efisiensi anggaran bukan berarti pemangkasan, tapi mengefektifkan penggunaan dana agar program-program yang benar-benar berdampak pada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat bisa berjalan,” ujarnya di Kutim, Minggu (23/11/2025).
Ia menjelaskan kondisi fiskal saat ini mengharuskan pemerintah lebih selektif menentukan sektor prioritas. Fokus utama diarahkan pada pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Anggaran difokuskan pada pembangunan yang memberikan nilai tambah nyata, bukan kegiatan seremonial,” kata Mahyunadi.
Pemkab Kutim menargetkan seluruh program prioritas dapat berjalan optimal pada 2027 hingga 2028. Program tersebut mencakup perbaikan jalan, penguatan fasilitas publik, serta peningkatan layanan dasar yang menjadi pilar pembangunan daerah.
Mahyunadi menambahkan, penyesuaian besaran anggaran perlu dilakukan sesuai kemampuan daerah agar pembangunan tetap berlanjut tanpa mengganggu stabilitas keuangan.
“Intinya, setiap program yang dijalankan harus memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Kutim dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (adv/diskominfokutim/Syaif)






