SAMARINDA, Rilismedia.co – Pengurus wilayahc resmi dilantik bersamaan dengan pengurus daerah KKPK Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kutai Timur, dan Berau. Pelantikan berlangsung di Gedung Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (24/10).
Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas warga asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, yang merantau dan menetap di Kalimantan Timur. Selain menjaga persaudaraan, warga KKPK diharapkan berkontribusi terhadap pembangunan daerah tempat tinggal sekaligus membantu kemajuan kampung halaman.

Ketua Pengurus Pusat KKPK, Prof. Dr. Ir. Zainal A. Sahabuddin, MM, mengatakan pelantikan di Kalimantan Timur menjadi yang pertama kali dilaksanakan untuk kepengurusan wilayah dan daerah, meskipun surat keputusan kepengurusan di sejumlah daerah telah diterbitkan sebelumnya.“Ini adalah pelantikan pertama pengurus daerah dan pengurus wilayah. Sudah banyak SK yang kami terbitkan, tetapi baru kali ini Kalimantan Timur melaksanakan pelantikan,” ujarnya.
Ia menilai pelantikan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Pangkep di Kalimantan Timur mampu membangun sinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah setempat.
Zainal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap keberadaan warga Pangkep di perantauan dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kabupaten Pangkep.
Guru Besar Universitas Pertahanan Indonesia itu turut menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi generasi muda. Menurutnya, persaingan pada masa mendatang akan semakin ketat sehingga persiapan harus dilakukan sejak dini.
“Jangan lupa dipersiapkan kapasitas SDM anak kita, Bapak dan Ibu sekalian, karena ke depan persaingan akan semakin ketat,” pesannya.
Sementara itu, Penasihat KKPK, Dr. H. Andi Sofyan, mengingatkan bahwa warga Pangkep yang merantau di Kalimantan Timur memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi di dua daerah sekaligus.

Menurutnya, warga perantauan perlu berperan dalam pembangunan Kalimantan Timur sebagai tempat mereka hidup dan bekerja, sekaligus memberikan dukungan bagi kemajuan Kabupaten Pangkep.Ia juga menyinggung upaya pembahasan regulasi mengenai daerah kepulauan di tingkat DPD. Regulasi tersebut diharapkan dapat memberikan perhatian lebih kepada wilayah kepulauan yang menghadapi keterbatasan akses pelayanan dasar.
“Kalau kita di Samarinda, ketika kita sakit, mungkin 10 sampai 15 menit sudah sampai di rumah sakit. Tapi kalau daerah kepulauan, kita mesti butuh waktu yang lama karena harus melampaui laut,” ungkapnya.
Andi Sofyan menilai kondisi geografis tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat di wilayah kepulauan, terutama dalam pemenuhan akses layanan kesehatan dan fasilitas publik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pangkep, Drs. H. Abdul Rahman Assagaf, M.I.Kom. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan pengurus KKPK di Kalimantan Timur.

Ia menjelaskan bahwa Bupati Pangkep sebenarnya ingin menghadiri kegiatan tersebut, tetapi berhalangan karena mengikuti rapat koordinasi bersama Gubernur. Karena itu, kehadirannya diwakilkan kepada Wakil Bupati.“Pak Bupati sebetulnya sangat ingin hadir di sini. Namun, beliau berhalangan karena sedang mengikuti rakor bersama Pak Gubernur sehingga beliau mewakilkan kepada saya untuk menghadiri kegiatan ini,” ujarnya.
Abdul Rahman berharap pelantikan ini dapat memperkuat kekompakan warga Pangkep di perantauan sekaligus menjaga hubungan dengan daerah asal.
Ia juga mengajak seluruh anggota KKPK agar tetap memberikan dukungan kepada Kabupaten Pangkep. Menurutnya, keberhasilan masyarakat yang merantau untuk mencari penghidupan dapat menjadi modal untuk turut mendorong kemajuan kampung halaman.

Dukungan juga disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Seno Aji. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, ia mengucapkan selamat kepada pengurus KKPK yang telah dilantik.Seno Aji menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu perhatian pemerintah provinsi. Salah satu upaya yang disampaikan ialah melalui program Gratispol, yang diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
“Provinsi Kaltim terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia. Salah satu bentuk tindakan kami adalah dengan adanya program Gratispol. Jadi, kuliah tidak berbayar sehingga memudahkan generasi kita untuk mengakses pendidikan dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap pengurus KKPK yang baru dilantik dapat menjalankan amanah organisasi, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kalimantan Timur dan Kabupaten Pangkep.
Pelantikan pengurus wilayah dan lima pengurus daerah tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga memperkuat jaringan sosial dan kerja sama warga perantauan dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.






