Gandeng Media dan Influencer, Dispar Kutim Perkuat Promosi Destinasi Wisata

KUTIM, Rilismedia.co — Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Dispar Kutim) terus memperkuat strategi promosi destinasi dengan menggandeng media dan influencer. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus mengenalkan potensi wisata Kutai Timur kepada masyarakat yang lebih luas.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dispar Kutim, Demmy Aditya Herwanto, mengatakan promosi menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan sektor pariwisata. Sebab, potensi destinasi yang dimiliki daerah perlu diperkenalkan secara konsisten agar semakin dikenal calon wisatawan.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai destinasi, potensi wisata hingga perkembangan sektor pariwisata kepada masyarakat.

“Keterlibatan media dapat membantu memperkenalkan destinasi melalui pemberitaan dan informasi yang lebih lengkap. Sementara influencer memiliki kekuatan untuk menjangkau calon wisatawan melalui konten visual maupun pengalaman perjalanan yang dibagikan melalui media sosial,” kata Demmy saat diwawancarai di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, pola promosi pariwisata saat ini tidak cukup hanya mengandalkan saluran konvensional. Perkembangan media sosial membuat pola masyarakat dalam mencari informasi mengenai destinasi wisata ikut berubah.

“Karena itu, keterlibatan influencer maupun kreator konten dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk memperluas promosi, terutama dalam menjangkau pengguna media sosial,” terangnya.

Konten berupa foto, video maupun pengalaman perjalanan yang dibagikan melalui platform digital dapat membantu masyarakat memperoleh gambaran mengenai destinasi yang ada di Kutai Timur.

Di sisi lain, media tetap memiliki posisi penting dalam menyampaikan informasi yang lebih lengkap mengenai potensi, aksesibilitas, perkembangan maupun pengelolaan destinasi wisata.

“Kolaborasi antara media dan influencer semoga dapat saling melengkapi dalam memperkenalkan sektor pariwisata Kutai Timur,” ujarnya.

Demmy menilai Kutai Timur memiliki beragam potensi wisata alam yang dapat terus dikembangkan. Namun, potensi tersebut perlu dibarengi dengan strategi publikasi yang kuat agar semakin banyak masyarakat mengetahui pilihan destinasi yang tersedia.

Promosi juga diarahkan untuk memperluas citra Kutai Timur agar tidak hanya dikenal melalui kekayaan sumber daya alam, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki potensi pariwisata, bentang alam serta keanekaragaman hayati.

Menurutnya, semakin luas informasi mengenai destinasi yang tersebar melalui pemberitaan maupun media sosial, semakin besar pula peluang masyarakat dari luar daerah mengenal Kutai Timur sebagai tujuan perjalanan wisata.

Dispar Kutim juga terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan dan promosi destinasi. Tidak hanya pemerintah, masyarakat dan pelaku wisata juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pariwisata daerah.

Melalui publikasi yang konsisten, promosi diharapkan tidak berhenti pada upaya meningkatkan popularitas sebuah destinasi, tetapi juga mendorong peningkatan kunjungan wisatawan.

Peningkatan kunjungan tersebut selanjutnya diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, mulai dari sektor transportasi, kuliner, jasa pemandu, penginapan hingga pelaku usaha yang berada di sekitar destinasi.

“Kami berharap potensi pariwisata daerah dapat dipromosikan secara lebih luas, menarik dan berkelanjutan sehingga semakin dikenal wisatawan dari dalam maupun luar Kutai Timur,” tandasnya.(Dit/ADV/KUTIM)

Pos terkait