Rilismedia.co – Korps Marinir kembali berduka setelah dua prajurit terbaiknya, Pratu (Mar) Anumerta Andi Suvio dan Pratu (Mar) Anumerta Elki Saputra, gugur dalam tugas usai terlibat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Maybrat, Minggu (22/3).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Tunggul, menegaskan bahwa keduanya gugur sebagai kusuma bangsa dalam menjaga kedaulatan negara. Saat ini, TNI AL memprioritaskan pemberian penghormatan terakhir serta pemenuhan hak-hak keluarga yang ditinggalkan.
“Fokus utama kami adalah memberikan penghormatan terakhir yang layak kepada para patriot negara, serta memastikan seluruh hak-hak almarhum dan keluarga yang ditinggalkan terpenuhi dengan baik,” tegasnya, Senin (23/3).
Insiden terjadi setelah personel Satgas Koops Habema menyelesaikan patroli rutin di Kampung Sory, Distrik Aifat Selatan. Kelompok KKB yang diduga telah mengintai pergerakan aparat kemudian melancarkan penyergapan mendadak yang berujung baku tembak.
Dalam peristiwa tersebut, selain dua prajurit gugur, satu anggota lainnya, Kopda (Mar) Eko Sutikno, mengalami luka berat dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif.
Upacara persemayaman dipimpin langsung oleh Panglima Korps Marinir, Endi Supardi, di Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para prajurit.
“Kepergian keduanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Korps Marinir, namun juga menjadi teladan akan semangat pengabdian, keberanian, dan kesetiaan seorang prajurit,” tulis Tunggul.
Upacara militer tersebut dipimpin oleh Letkol (Mar) Muhammad Kristian Widiantoro sebagai inspektur upacara dan Lettu (Mar) Wilman Marbun sebagai komandan upacara. Seluruh rangkaian berlangsung tertib sebagai wujud penghargaan tertinggi Korps Marinir.
Usai prosesi, jenazah Pratu Andi Suvio diberangkatkan ke kampung halamannya di Kabupaten Pangandaran untuk dimakamkan. Sementara itu, jenazah Pratu Elki Saputra dipulangkan ke Padang guna dimakamkan secara militer.






