Rita Widyasari Fokus Luruskan Pemberitaan dan Buka Peluang Politik?

SAMARINDA – Mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, kembali ke Tenggarong pada Jumat, 12 Juni 2026, setelah hampir satu dekade menjalani masa hukuman. Kepulangannya disambut antusias oleh masyarakat.

Sejak perbatasan Samarinda hingga pusat Kota Tenggarong, warga memadati ruas jalan untuk melihat langsung kedatangannya. Iring-iringan kendaraan roda dua dan roda empat turut mengawal perjalanan Rita menuju kediamannya.

Bacaan Lainnya

Sejumlah warga mengaku rindu terhadap sosok yang pernah memimpin Kutai Kartanegara selama dua periode tersebut.

“Ini bentuk kerinduan kami. Sudah lama tidak melihat beliau secara langsung,” kata salah satu perwakilan warga.

Sehari setelah kepulangannya, Rita menghadiri kegiatan Bedapat Wartawan Legend di Hotel Atlet Stadion Sempaja, Samarinda, Sabtu malam, 13 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti sejumlah pemberitaan terkait dirinya.

“Saya berharap ada pemberitaan yang benar. Saya berjuang supaya informasi tentang saya itu sesuai, antara saya dengan penyidik,” ujarnya saat dijumpai awak media.

Ia juga menyinggung beberapa hal yang menurutnya masih mengganjal, termasuk soal pemberitaan harta kekayaan serta informasi terkait kebebasannya.

“Ada beberapa yang saya sampaikan juga di Instagram. Misalnya soal harta kekayaan saya, itu yang mengganjal. Termasuk pemberitaan soal bebas saya, ada bagian-bagian yang tidak tertangkap,” katanya.

Rita menyebut saat ini masih fokus pada penyelesaian persoalan tersebut, sekaligus ingin menikmati kebersamaan dengan masyarakat.

Saat ditanya mengenai kemungkinan kembali ke dunia politik, ia belum memberikan jawaban pasti.

“Bismillah saja. Kalau masalah hukum saya selesai dengan baik, doakan saja. Ini masih belum selesai, saya masih berjibaku dengan itu. Kalau masyarakat mendukung, siapa takut,” ujarnya.

Pos terkait