Taipan Djarum Michael Bambang Hartono Wafat di Singapura, Disemayamkan di Jakarta

Michael Bambang Hartono, co-owner of Djarum Group, speaks during an interview in Jakarta, Indonesia, on Aug. 21, 2018. Hartono, the 78-year-old tycoon and professional bridge player, whose family fortune spans from tobacco to banking and telecom, is bidding to become Indonesia's oldest Asian Games medal winner. Photographer: Dimas Ardian/Bloomberg

Rilismedia.co – Kabar duka datang dari dunia bisnis nasional. Pemilik Grup Djarum dan PT Bank Central Asia Tbk, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia di Singapura pada Kamis (19/3).

Dikenal sebagai salah satu tokoh ekonomi paling berpengaruh di Indonesia, Michael Bambang Hartono tidak hanya meninggalkan warisan besar di dunia usaha, tetapi juga dikenal sebagai sosok rendah hati serta atlet bridge internasional yang mengharumkan nama Indonesia.

Pihak Grup Djarum melalui Corporate Communication Senior Manager, Budi Darmawan, menyampaikan bahwa jenazah almarhum akan dipulangkan ke Indonesia.

Jenazah dijadwalkan diterbangkan dari Singapura ke Jakarta pada Jumat (20/3/2026) untuk kemudian disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven hingga 22 Maret 2026.

Kepergian Michael Bambang Hartono menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi dunia bisnis, tetapi juga bagi olahraga dan masyarakat luas yang mengenalnya sebagai figur inspiratif dengan kontribusi panjang bagi Indonesia.

Pos terkait