SAMARINDA, rilismedia.co – Makeup tidak lagi sekadar urusan mempercantik penampilan. Bagi sebagian orang, kemampuan merias wajah dapat berkembang menjadi keterampilan profesional yang membuka peluang kerja dan usaha.
Perspektif itu yang dibawa DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Samarinda melalui kelas makeup dasar yang digelar di Kantor DPD PSI Samarinda, Jalan Perjuangan, Sabtu sore, 12 September 2026.
Pelatihan perdana tersebut terbuka untuk masyarakat umum. Sekitar 30 peserta mengikuti kegiatan, termasuk sejumlah peserta dari kalangan Generasi Z yang tertarik mempelajari teknik dasar tata rias.
Bendahara DPD PSI Samarinda, Vitasari Vixtoria, mengatakan pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman awal mengenai teknik makeup yang dapat dikembangkan lebih jauh.
“Ini kelas pelatihan makeup dasar. Kami sharing ilmu kepada kawan-kawan tentang bagaimana cara makeup yang baik dan benar untuk perempuan,” kata Vitasari.
Materi perdana mengambil tema yang cukup spesifik, yakni teknik makeup bagi perempuan yang beraktivitas menggunakan sepeda motor. Tantangannya bukan hanya menghasilkan riasan yang menarik, tetapi juga membuat makeup tetap bertahan ketika menghadapi panas dan terpaan angin.
“Temanya makeup pada saat perempuan naik motor, jadi bagaimana caranya makeup tidak luntur pada saat kita naik motor,” ujarnya.
Meski dimulai dari kebutuhan makeup sehari-hari, pelatihan tersebut diarahkan sebagai pengenalan terhadap keterampilan tata rias. Peserta diperkenalkan pada teknik dasar sebelum nantinya dapat dikembangkan menuju materi yang lebih kompleks.
Pelatihan dipandu seorang makeup artist (MUA) yang merupakan kader PSI sekaligus tergabung dalam Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) PSI Lempake. Tutor tersebut juga tergabung dalam komunitas MUA Samarinda.
Kehadiran MUA sebagai tutor menjadi bagian penting dalam pelatihan karena peserta tidak hanya diperkenalkan pada penggunaan makeup, tetapi juga mendapat gambaran mengenai keterampilan yang dibutuhkan untuk menekuni bidang tata rias.
Vitasari mengatakan kelas berikutnya berpotensi dikembangkan dengan materi yang lebih spesifik. Beberapa di antaranya makeup untuk menghadiri undangan, wisuda hingga tata rias pengantin.
Materi tersebut membuka ruang bagi peserta untuk mengenal berbagai cabang tata rias sesuai kebutuhan dan kesempatan yang tersedia. Dari kemampuan dasar, peserta dapat melanjutkan ke teknik yang lebih spesifik apabila ingin mendalami profesi sebagai MUA.
Namun, PSI Samarinda belum menetapkan jadwal pelatihan lanjutan. Organisasi tersebut masih memiliki sejumlah program lain yang akan dijalankan.
Informasi mengenai kegiatan serupa dapat diperoleh melalui admin DPD PSI Samarinda, Sis Rey, Bro Kris, atau melalui pesan langsung akun Instagram PSI Kota Samarinda.
Vitasari berharap peserta tidak berhenti pada kemampuan menggunakan produk makeup untuk kebutuhan pribadi. Ia mendorong mereka yang memiliki ketertarikan untuk terus mengasah kemampuan dan melihat potensi yang dimiliki.
“Semoga setelah pelatihan ini bisa bermanfaat bagi mereka, bisa makeup dengan baik dan benar dengan produk yang mereka punya,” katanya.
Menurut Vitasari, pelatihan dasar juga dapat menjadi titik awal bagi peserta untuk menemukan kemampuan yang dapat dikembangkan lebih serius.
“Barangkali mereka ingin lebih mendalami tentang makeup, mungkin bisa menjadi acuan. Ternyata aku punya bakat di sini,” tukas Vitasari.
Bagi peserta yang kemudian memilih menekuni bidang tersebut, kemampuan makeup dapat dikembangkan ke berbagai kebutuhan profesional, mulai dari jasa makeup untuk acara, wisuda dan pesta hingga tata rias pengantin.
Dengan demikian, kelas perdana PSI Samarinda itu tidak berhenti pada urusan belajar tampil lebih rapi. Pelatihan tersebut juga memperkenalkan makeup sebagai keterampilan yang dapat terus diasah menjadi kompetensi dan, pada tahap berikutnya, peluang usaha.






