Kutai Kartanegara – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat komitmennya dalam melestarikan olahraga tradisional sebagai bagian dari pembinaan karakter generasi muda dan pelestarian budaya daerah.
Melalui bidang Pembudayaan Olahraga, Dispora Kukar berupaya menjadikan olahraga tradisional bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai media edukasi yang mampu menanamkan nilai-nilai sportivitas, kebersamaan, dan cinta tanah air.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, mengatakan hingga kini belum ada sentra pendidikan khusus yang menangani pengembangan olahraga tradisional secara sistematis di daerah tersebut.
“Dispora berperan sebagai fasilitator. Saat ini belum ada lembaga atau sentra pendidikan olahraga tradisional, sehingga kami memfasilitasi komunitas dan sekolah yang ingin menampilkan atau memperkenalkan olahraga tradisional kepada masyarakat,” ujarnya pada Kamis (13/11/2025).
Ia menjelaskan, peran fasilitasi yang dilakukan Dispora Kukar mencakup dukungan terhadap kegiatan ekshibisi, festival permainan rakyat, serta pembinaan yang melibatkan pelajar dan komunitas di berbagai wilayah kecamatan.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berupaya menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya daerah sekaligus memperkenalkan berbagai jenis olahraga tradisional kepada generasi muda.
“Olahraga tradisional memiliki nilai-nilai sosial yang kuat. Selain melatih fisik, permainan tradisional juga menumbuhkan semangat kerja sama dan kebersamaan. Ini yang ingin kami hidupkan kembali melalui pendekatan pembudayaan olahraga,” tambahnya.
Dispora Kukar berharap upaya fasilitasi yang dilakukan dapat membuka jalan bagi lahirnya pusat kegiatan olahraga tradisional di masa mendatang, sehingga pengembangannya dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan semua pihak, termasuk komunitas, sekolah, dan masyarakat luas.






