Kutai Kartanegara – Upaya pemantauan performa atlet pelajar Kutai Kartanegara (Kukar) di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kaltim 2025 terus dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar. Hingga pertengahan kompetisi, perkembangan para atlet menunjukkan grafik yang cukup stabil.
Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menjelaskan bahwa hasil sementara menempatkan Kukar di posisi ketiga.
Ia menilai selisih medali yang tidak terlalu jauh dari dua daerah di atasnya menjadi sinyal bahwa peluang naik peringkat masih sangat memungkinkan.
“Dalam rekap terakhir, Kukar berada di peringkat tiga. Gap perolehan medali tidak besar, sehingga masih banyak peluang untuk naik,” ujarnya pada Rabu (3/12/2025).
Menurut Dery, beberapa cabang olahraga masih bergulir dan menyisakan kesempatan bagi atlet Kukar untuk menambah raihan medali. Performanya pun dinilai konsisten sejak hari pertama pertandingan.
“Selama pertandingan belum berakhir, potensi tambahan medali tetap terbuka. Kami melihat progres yang positif dari para atlet,” terangnya.
Sementara itu, mengenai bonus bagi atlet, Dery menyampaikan bahwa Dispora belum dapat memulai proses pengusulan anggaran. Tahapan tersebut baru bisa dilakukan setelah Provinsi Kalimantan Timur merilis hasil resmi beserta surat keputusan akhir POPDA.
“Pembahasan bonus belum berjalan karena kami masih menunggu hasil final dari panitia provinsi sebagai dasar legal,” jelasnya.
Ia memastikan bahwa pemberian penghargaan kepada atlet nantinya akan mengikuti mekanisme yang berlaku agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak menyalahi aturan.
Dery juga memberikan apresiasi terhadap para atlet pelajar yang telah menunjukkan dedikasi tinggi selama POPDA. Menurutnya, konsistensi, keberanian bertanding, dan perkembangan teknik yang ditunjukkan merupakan modal penting bagi masa depan olahraga Kukar.
“Mereka sudah menampilkan usaha terbaik. Peningkatan kemampuan yang terlihat tahun ini sangat berarti untuk pembinaan jangka panjang,” pungkasnya.






