Kutai Kartanegara — Upaya membangun fondasi prestasi olahraga jangka panjang terus dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara. Tahun ini, instansi tersebut mulai menggelar sosialisasi rekrutmen atlet untuk Program Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD) 2025.
Sosialisasi dilakukan langsung ke sekolah-sekolah sebagai langkah awal menjaring pelajar yang memiliki bakat kuat di berbagai cabang olahraga.
Aji Muhammad Ari Junaidi, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, mengatakan bahwa pendekatan langsung ini dinilai paling efektif untuk mengidentifikasi potensi sejak dini.
“Tujuan kami sederhana, yakni menemukan pelajar dengan talenta olahraga yang benar-benar siap dibina. Karena itu, kami turun langsung ke sekolah agar proses penjaringan lebih tepat sasaran,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).
Program PPLPD yang akan berlangsung pada November mendatang akan menampung pelajar berbakat dari total 13 cabang olahraga, mulai dari senam artistik (Persani), angkat berat (PABSI), panahan (Perpani), menembak (Perbakin), balap sepeda (ISSI), selancar ombak (PSOI), panjat tebing (FPTI), bulu tangkis (PBSI), dayung (PODSI), taekwondo (TI), voli (PBVSI), atletik (PASI), hingga akuatik.
Ari menjelaskan bahwa Dispora telah menyiapkan target jumlah peserta lebih besar tahun ini, yakni 65 orang termasuk pelatih.
“Kami menata proses regenerasi agar berkesinambungan, disesuaikan dengan usia dan tingkat pendidikan atlet. Ini penting agar pembinaan berjalan terarah,” tambahnya.
Selain menyeleksi pelajar berpotensi, Dispora Kukar juga menekankan pemetaan pembinaan berdasarkan kalender kejuaraan nasional, sehingga prestasi atlet dapat terbentuk secara sistematis.
“Dengan jadwal pembinaan yang selaras dengan kompetisi nasional, perkembangan atlet dapat dimaksimalkan,” terang Ari.
Tahap awal sosialisasi dilakukan di beberapa sekolah di Tenggarong, seperti SMA Negeri 2, SMP Negeri 1, dan SMP Negeri 3. Ke depan, wilayah sasaran akan diperluas ke kecamatan lain.
“Kami ingin akses informasi merata. Jadi bukan hanya sekolah-sekolah di pusat kota yang mendapat kesempatan, tapi juga seluruh kecamatan di Kukar,” jelasnya.
Ari berharap PPLPD 2025 menjadi pijakan penting bagi Kukar untuk kembali menghasilkan atlet muda yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
“Jika pembinaan dilakukan konsisten sejak usia dini, hasilnya akan terlihat beberapa tahun ke depan. Prestasi besar selalu dimulai dari proses yang benar,” tutupnya.






