TENGGARONG, Rilismedia.co -Membangun generasi muda yang berkualitas tidak cukup hanya dengan memberikan pendidikan akademik. Remaja juga perlu dibekali pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Berangkat dari semangat tersebut, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Kartanegara memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui kerja sama bersama SMA Negeri 3 Tenggarong Seberang.
Dalam keterangan pers yang diterima media ini, Senin (02/11), komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Penyuluhan dan Pembinaan Pendidik Sebaya, Konselor Sebaya, serta Program Duta Generasi Berencana (GenRe) di Tenggarong Seberang, Senin (26/10) lalu.
Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Kepala DPPKB Kabupaten Kutai Kartanegara, Maman Setiawan, ST., MT., dan Kepala SMAN 3 Tenggarong Seberang, Dr. Aris Setiawan, M.Pd. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pembinaan ketahanan remaja yang lebih terarah dan berkelanjutan melalui lingkungan sekolah.
Lebih dari sekadar kerja sama antarlembaga, kolaborasi ini membawa misi penting, yakni menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendukung perkembangan intelektual siswa, tetapi juga memperkuat karakter, kesehatan mental, kepedulian sosial, serta kesiapan mereka dalam merencanakan masa depan.
Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah penguatan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di lingkungan sekolah. Melalui wadah tersebut, para siswa akan mendapatkan ruang untuk belajar, berdiskusi, berbagi pengalaman, sekaligus memperoleh informasi yang tepat mengenai berbagai persoalan remaja.
Tidak hanya itu, DPPKB Kukar juga akan memberikan pembinaan kepada Pendidik Sebaya (Peer Educator) dan Konselor Sebaya (Peer Counselor). Keduanya memiliki peran penting karena remaja sering kali merasa lebih nyaman bercerita dan bertukar pikiran dengan teman seusianya.
Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai, para pendidik dan konselor sebaya diharapkan mampu menjadi teman berbagi informasi, memberikan dukungan awal, serta mengarahkan teman-temannya untuk mendapatkan bantuan yang tepat ketika menghadapi persoalan.
Materi pembinaan nantinya mencakup Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (Triad KRR), yaitu seksualitas, HIV/AIDS, dan penyalahgunaan NAPZA. Selain itu, para siswa juga akan mendapatkan pemahaman mengenai pendewasaan usia perkawinan serta pentingnya menyusun perencanaan masa depan sejak dini.
Aspek lainnya yang tidak kalah penting adalah pengembangan potensi generasi muda melalui Program Duta Generasi Berencana (GenRe). Dalam kerja sama ini, DPPKB Kukar akan memfasilitasi proses seleksi dan pembinaan siswa-siswi potensial agar mampu menjadi representasi remaja yang berkarakter, berwawasan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Untuk mendukung keberhasilan program, DPPKB Kukar berkomitmen menyediakan tenaga fasilitator, narasumber, materi pembinaan, serta pendampingan teknis dalam pengelolaan PIK-R. Sementara itu, pihak sekolah akan mendukung pelaksanaan kegiatan melalui penyediaan sarana dan prasarana, penunjukan guru pendamping, serta penetapan siswa yang akan terlibat sebagai pengurus PIK-R, Pendidik Sebaya, Konselor Sebaya, dan kandidat Duta GenRe.
Kedua pihak juga sepakat melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan seluruh program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
Menariknya, kerja sama ini dirancang untuk jangka panjang dengan masa berlaku lima tahun sejak tanggal penandatanganan.
Dengan demikian, pembinaan remaja di SMAN 3 Tenggarong Seberang diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan sesaat, melainkan berkembang menjadi program berkelanjutan yang terintegrasi dengan kehidupan sekolah.
Sinergi DPPKB Kukar dan SMAN 3 Tenggarong Seberang menjadi pengingat bahwa membangun masa depan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, menumbuhkan kepedulian, dan mempersiapkan remaja menghadapi masa depan. Sebab, generasi yang berkualitas tidak lahir begitu saja. Mereka tumbuh dari lingkungan yang mendukung, pengetahuan yang benar, pendampingan yang tepat, serta kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.
Melalui kolaborasi ini, DPPKB Kukar berharap semakin banyak remaja yang mampu mengenali potensi dirinya, bijak dalam mengambil keputusan, peduli terhadap sesama, dan memiliki perencanaan hidup yang matang.






