Bupati Kukar Tinjau Korban Kebakaran Loa Ipuh, 2 Anak Meninggal

TENGGARONG, Rilismedia.co – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, meninjau lokasi kebakaran di Jalan Kartini Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Minggu (18/10). Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan kepada warga terdampak sekaligus memastikan penanganan pascakebakaran.

Berdasarkan data di posko kebakaran, peristiwa yang terjadi pada Selasa (13/10) sekitar pukul 23.50 WITA itu mengakibatkan 10 rumah ludes terbakar dan empat rumah lainnya terdampak.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 19 kepala keluarga atau 55 jiwa terdampak dalam kejadian tersebut. Dua anak dilaporkan meninggal dunia, sementara seorang korban lainnya mengalami luka bakar.

Saat meninjau lokasi, Aulia menemui warga di posko kebakaran dan mendengarkan kebutuhan mereka setelah kehilangan tempat tinggal. Ia juga menyerahkan bantuan sembako serta bantuan uang secara simbolis kepada korban terdampak.

Aulia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kukar berupaya membantu warga melewati masa pemulihan setelah kebakaran.

“Pemerintah daerah hadir di sini dan berusaha untuk meringankan beban dari musibah kebakaran ini,” kata Aulia, Minggu (18/10).

Ia menjelaskan, pemerintah daerah menyiapkan langkah penanganan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Dalam jangka pendek, bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, termasuk pangan dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak korban kebakaran.

Sementara itu, pemulihan jangka menengah dan panjang akan dilakukan melalui penataan serta pembangunan kembali dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku dan kewenangan pemerintah daerah.

“Untuk proses pemulihan jangka menengah dan pendek, kita akan melaksanakan proses penataan dan membangun kembali sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bantuan yang bisa diberikan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan yang dimiliki,” ujarnya.

Selain penanganan korban, Aulia menekankan pentingnya upaya mitigasi untuk mencegah kebakaran serupa terulang di kawasan permukiman.

Salah satu langkah yang dibahas Pemkab Kukar adalah menjalin kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Melalui rencana tersebut, masjid dan langgar diharapkan dapat membantu mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya keselamatan rumah dari potensi kebakaran.

Imbauan yang direncanakan mencakup pemeriksaan kompor dan peralatan listrik sebelum warga meninggalkan rumah, serta memastikan penggunaan terminal listrik tetap aman.

Aulia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran.

Pemerintah daerah berharap penanganan pascakebakaran dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Upaya mitigasi juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran di lingkungan permukima

Pos terkait