TENGGARONG, Rilismedia.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) membuka peluang untuk mengarahkan penyertaan modal di sektor perbankan agar turut mendukung program Kredit Kukar Idaman Terbaik. Skema dukungan tersebut masih akan dirumuskan dengan mempertimbangkan kemampuan pembiayaan daerah.
Hal itu disampaikan Bupati Kukar saat menghadiri syukuran HUT ke-61 Bankaltimtara di Kantor Bankaltimtara Cabang Tenggarong, Rabu (14/10). Ia menjelaskan, penyertaan modal pemerintah daerah di perbankan selama ini menjadi salah satu bentuk investasi yang diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan melalui pembagian dividen.
Namun, menurutnya, kebijakan penambahan modal tidak bisa dilepaskan dari kondisi keuangan daerah. Pemerintah perlu memperhitungkan kemampuan pembiayaan sebelum menentukan bentuk dukungan yang akan diberikan.
“Kita menginginkan ini menjadi bagian dari dana abadi yang kita tempatkan di perbankan karena dividennya bisa kita manfaatkan. Akan tetapi, dengan melihat kekuatan pembiayaan kita saat ini, penyertaan modal yang akan kita sertakan nanti terkait dengan masalah program,” ujarnya.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Kredit Kukar Idaman Terbaik. Pemkab Kukar masih mempertimbangkan formula yang paling tepat untuk mendukung pelaksanaannya, termasuk kemungkinan melalui penyertaan modal ataupun mekanisme lain yang sesuai.
Bupati menegaskan, bentuk dukungan tersebut belum ditetapkan. Pembahasan lebih lanjut diperlukan agar kebijakan yang diambil selaras dengan kapasitas fiskal daerah sekaligus mampu menunjang kebutuhan program.
Di sisi lain, Bank Kaltimtara dinilai memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah. Selain menjadi tempat pengelolaan kas daerah, bank ini juga memiliki jaringan layanan hingga kecamatan terjauh di Kukar.
Kondisi tersebut menjadi salah satu modal untuk membangun sinergi antara pemerintah daerah dan perbankan, terutama dalam menghadirkan layanan keuangan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
Apabila dirumuskan secara tepat, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program daerah sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Meski demikian, Pemkab Kukar masih perlu mengkaji bentuk kerja sama dan skema pembiayaan yang memungkinkan. Pemerintah daerah berharap setiap kebijakan penyertaan modal tidak hanya memberikan keuntungan investasi, tetapi juga mendukung program prioritas dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.






