SAMARINDA, Rilismedia.co — Pembangunan fasilitas permanen Sekolah Rakyat di kawasan Palaran terus dipercepat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap program tersebut. Pemerintah menargetkan sekolah ini sudah dapat digunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, dengan kapasitas sekitar 280 siswa baru.
Selama masa transisi, kegiatan belajar mengajar masih berlangsung di tiga lokasi sementara, yakni di BPMP Kaltim, BPVP Samarinda, serta kawasan di sekitar SMAN 16 Samarinda, Jalan Perjuangan.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menyebut pemusatan kegiatan belajar di lokasi permanen menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Ia mengungkapkan, kesiapan sarana dan prasarana di Palaran secara umum sudah mendekati tahap akhir.
“Ke depan seluruh siswa akan difokuskan di sekolah permanen di Palaran. Kapasitasnya sekitar 280 siswa untuk tahun ajaran baru, dan fasilitasnya sudah dalam proses finalisasi,” ungkapnya.
Di sisi lain, Helmi juga menyoroti perkembangan peserta didik yang dinilai cukup pesat meski program ini baru berjalan sekitar satu tahun. Ia melihat adanya peningkatan kemampuan serta kepercayaan diri siswa selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
“Dalam waktu yang relatif singkat, anak-anak sudah mampu menunjukkan potensi dan keterampilan masing-masing. Ini menjadi indikator bahwa program ini berjalan ke arah yang positif,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus menjadi ruang pembinaan karakter yang berkelanjutan.






