Rilismedia.co — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyatakan pemerintah masih menunggu hasil investigasi terkait pemadaman listrik massal yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5) malam.
Pernyataan tersebut disampaikan AHY usai menghadiri Musyawarah Nasional XI Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara) di Wisma Senayan GBK, Jakarta Pusat, Sabtu (23/5).
“Intinya kita, saya sedang mengikuti juga ya, tentu PLN kita ingin cek seperti apa yang terjadi sesungguhnya. Kita dengar memang ada blackout di beberapa wilayah di Sumatera,” kata AHY.
Menurut AHY, pasokan listrik merupakan bagian dari pelayanan publik yang sangat mendasar sehingga ketersediaannya harus tetap terjaga. Karena itu, pemerintah meminta penyebab gangguan segera diidentifikasi agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
“Sebetulnya kita harus memastikan pelayanan publik yang paling mendasar di antaranya listrik ini juga selalu tersedia,” ujarnya.
Ketua Umum Partai Demokrat tersebut menambahkan bahwa proses investigasi saat ini masih dilakukan oleh pihak PLN untuk mengetahui sumber utama gangguan kelistrikan tersebut.
“Dan saya rasa sedang diinvestigasi ya apa permasalahan utamanya,” imbuhnya.
Pemadaman listrik massal sebelumnya dilaporkan terjadi di sejumlah daerah di Sumatera, termasuk di wilayah Kota Medan, Sumatera Utara. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah ruas jalan utama mengalami kegelapan akibat lampu penerangan jalan umum dan lampu lalu lintas tidak berfungsi.
Beberapa kawasan yang terdampak di antaranya Jalan Balai Kota, Jalan Guru Patimpus, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gajah Mada, hingga Jalan S. Parman.
Seorang warga Medan bernama Risma mengatakan listrik padam sekitar pukul 18.45 WIB saat dirinya sedang menunaikan Salat Magrib di sebuah masjid di kawasan Jalan Sei Deli.
“Saya lagi solat tiba-tiba mati listrik. Jadi solat dalam keadaan gelap gulita, untung suara imamnya masih kedengaran jadi masih bisa ikut berjamaah,” ujarnya.






