Dispora Kukar Fokus Bangun Ekosistem Pembinaan Atlet dari Sarana Hingga Kompetisi Berjenjang

Kutai Kartanegara – Upaya pengembangan prestasi olahraga di Kutai Kartanegara (Kukar) kembali diperkuat melalui rangkaian program pembinaan yang disusun secara komprehensif oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Pendekatan ini mencakup perbaikan infrastruktur olahraga, peningkatan kapasitas pelatih, hingga menyiapkan atlet menghadapi berbagai kompetisi.

Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah, menyampaikan bahwa pembinaan tidak bisa dilakukan secara mendadak. Proses yang panjang, terutama sejak usia dini, menjadi fondasi utama dalam melahirkan atlet unggul.

Bacaan Lainnya

“Kita harus menyiapkan pola pembinaan yang benar-benar matang. Mulai dari pembinaan usia perkembangan, sampai memastikan sarana pendukungnya terus diperbarui. Jika masih ada fasilitas yang belum sesuai standar, tentu akan kami benahi,” terang Syafliansyah, Rabu (3/12/2025).

Selain aspek fasilitas, Dispora Kukar menempatkan peningkatan kompetensi pelatih sebagai prioritas. Menurutnya, perkembangan atlet harus diimbangi dengan kualitas pendamping yang mumpuni.

“Atlet menunjukkan progres yang positif, tetapi pelatih juga harus terus naik kelas. Tahun ini sudah beberapa kali kami selenggarakan pelatihan khusus bagi para pelatih untuk meningkatkan kapasitas mereka,” jelasnya.

Meski demikian, Syafliansyah tidak menutup mata bahwa kebijakan efisiensi anggaran mempengaruhi ruang gerak Dispora, khususnya dalam mengirim atlet ke turnamen luar daerah atau program try out.

“Kondisi anggaran memang berpengaruh. Kami tidak bisa serta-merta mengirim atlet dalam jumlah besar karena keterbatasan dana,” ungkapnya.

Namun begitu, Dispora tetap mendorong atlet muda untuk aktif mengikuti kejuaraan sebagai sarana pembentukan mental dan peningkatan jam terbang.

“Pengalaman tanding itu menentukan. Jika sejak awal mereka sudah bisa meraih perunggu atau perak, peluang mereka untuk meraih emas di masa depan sangat terbuka,” tambahnya.

Syafliansyah menegaskan bahwa tujuan akhir dari pembinaan berjenjang ini adalah melahirkan atlet asli daerah yang siap menjadi andalan Kukar dalam berbagai kompetisi.

“Kami berharap ke depan mayoritas atlet kita benar-benar berasal dari Kukar. Banyak potensi muda yang harus terus kita dukung sejak awal,” pungkasnya.

Pos terkait