Bupati Kukar Lantik 11 Pejabat Administrator dan Pengawas 

TENGGARONG, Rilismedia.co – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri meminta 11 pejabat administrator dan pengawas yang baru dilantik segera bekerja untuk memastikan program prioritas daerah berjalan sesuai target.

Pesan itu disampaikan Aulia saat melantik sembilan pejabat administrator dan dua pejabat pengawas di Pendopo Odah Etam, Jumat (23/10).

Bacaan Lainnya

Menurut Aulia, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan. Selain penyegaran birokrasi, rotasi diharapkan menghadirkan semangat baru dalam meningkatkan kinerja aparatur.

Ia menyebut sejumlah pejabat yang dilantik telah menduduki posisi sebelumnya selama lima tahun, bahkan lebih. Karena itu, perpindahan jabatan dinilai menjadi kesempatan untuk memperluas perspektif dan meninggalkan pola kerja yang terlalu nyaman.

“Ketika seseorang terlalu lama berada di posisi yang sama, terkadang dibutuhkan suasana baru untuk membangun cara berpikir dan semangat kerja yang berbeda,” ujarnya.Aulia meminta para pejabat tidak berlama-lama menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru. Terlebih, sebagian besar pejabat tersebut masih berada dalam rumpun tugas yang tidak jauh berbeda dari jabatan sebelumnya.

Ia menegaskan, proses pergantian jabatan harus diikuti peningkatan kinerja yang terukur, terutama dalam mendukung pelaksanaan Program Kukar Idaman Terbaik.

Setiap organisasi perangkat daerah (OPD), kata dia, harus memastikan program yang menjadi tanggung jawabnya berjalan sesuai target, jadwal, dan sasaran yang telah ditetapkan.

“Pastikan target kerja dan kinerja Program Kukar Idaman Terbaik tercapai sesuai waktu dan sasaran. Program ini harus berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Selain menyoroti kinerja birokrasi, Aulia mengingatkan pentingnya membangun kemandirian ekonomi Kukar. Ia mengaitkan arah pembangunan daerah dengan pesan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai pentingnya Indonesia berdiri di atas kaki sendiri.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan arah pembangunan yang dirumuskan dalam Program Kukar Idaman Terbaik, terutama untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah.

Pemkab Kukar, lanjut Aulia, ingin mendorong peralihan sumber pertumbuhan ekonomi dari sektor ekstraktif menuju sektor non-ekstraktif. Langkah itu membutuhkan dukungan kebijakan yang tepat serta keterlibatan berbagai pihak.

“Kita ingin menjadikan Kukar sebagai kabupaten yang kuat dan bisa berdiri di atas kaki sendiri,” katanya.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Aulia meminta para pejabat tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam menjalankan program pemerintah.

Ia mendorong jajaran birokrasi membuka ruang kolaborasi dengan berbagai sektor yang dapat mendukung pelaksanaan tugas dan pencapaian target pembangunan.

Menurutnya, kemampuan membangun kemitraan menjadi salah satu faktor penting agar program pemerintah tetap berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Aulia juga mengingatkan para pejabat agar tidak hanya bekerja berdasarkan laporan administratif. Ia meminta mereka turun langsung ke lapangan untuk memahami persoalan dan kebutuhan masyarakat.

Hasil pengamatan tersebut diharapkan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan, sehingga keputusan yang diambil sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Selain itu, pejabat yang baru dilantik diminta membangun koordinasi yang baik dengan pejabat pengawas, pejabat fungsional, serta seluruh unsur di lingkungan OPD masing-masing.

“Turun ke lapangan. Bimbing dengan baik para pejabat pengawas, pejabat fungsional, dan pejabat lainnya. Bangun koordinasi agar organisasi berjalan seirama dan OPD tetap kondusif,” ujarnya.

Adapun 11 pejabat administrator dan pengawas yang dilantik Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, yakni:

1. Ersianli, S., M.M. – Sekretaris Dinas Sosial.
2. Lucy Yulidasari, MPSI – Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
3. Nur Nurleli Triwahyuni, SKep, MKEP – Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Haji Muhammad Parikesit.
4. Dr. Rianto, SPKK, MKes – Wakil Direktur Penunjang dan Pengembangan RSUD Haji Muhammad Parikesit.
5. Aspiadi Yuspian Handani, Eswut – Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat Daerah.
6. Rindang Lesmana, ASKOM – Kepala Bagian Fasilitasi dan Pengawasan Penganggaran Sekretariat DPRD.
7. Ismail Eendi, Esos, M.H. – Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM.
8. Muhammad Saidar, S., M.M. – Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
9. Ahmad Supriade, Esos, M.M. – Kepala Bidang Anggaran BPKAD.
10. Yoga Jati Nugraha, SKOM – Kepala Subbidang Evaluasi dan Pelaporan Aset BPKAD.
11. Dr. Gigi Haryo Santoso – Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah dan Elektromedik Dinas Kesehatan.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi pemerintahan Kabupaten Kukar. Para pejabat yang menerima amanah baru diharapkan segera menunjukkan kinerja nyata dalam mendukung agenda pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pos terkait