Kutai Kartanegara — Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Timur yang diselenggarakan di Penajam Paser Utara memasuki fase akhir dengan persaingan yang semakin ketat. Posisi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada klasemen perolehan medali mengalami perubahan dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa perkembangan klasemen berlangsung dinamis. Kukar yang sempat stabil di peringkat kedua kini bergeser ke posisi ketiga setelah Balikpapan berhasil menyalip.
“Dalam beberapa hari terakhir posisi Kukar mengalami perubahan. Balikpapan mengambil alih peringkat kedua, sehingga hari ini kita berada di posisi ketiga. Padahal sejak awal, Kukar cukup lama bertahan di urutan kedua,” kata Ali pada Jumat (28/11/2025).
Meski demikian, Ali menilai capaian tersebut masih berada dalam rentang target realistis berdasarkan hasil POPDA tahun sebelumnya, di mana Kukar juga finis di tiga besar.
“Kalau berkaca pada tahun lalu, posisi tiga besar adalah pencapaian yang sesuai ekspektasi. Jadi apabila tahun ini kita kembali berada di peringkat ketiga, itu bukan penurunan signifikan. Namun tentu saja tetap menjadi bahan evaluasi terhadap pola pembinaan atlet pelajar kita,” jelasnya.
Ali menambahkan bahwa peluang Kukar untuk menambah koleksi medali emas masih terbuka. Sejumlah cabang olahraga belum menyelesaikan pertandingan, termasuk sepak bola yang kerap menjadi andalan.
“Cabang sepak bola masih menjadi harapan besar. Performa tim kita sangat baik, bahkan berhasil mencatat kemenangan telak di beberapa laga. Mereka termasuk tim terkuat di Kalimantan Timur,” ungkapnya.
Ia berharap sepak bola bisa kembali menjadi penyumbang medali bergengsi seperti halnya pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Popprov) sebelumnya.
“Mungkin kita tidak menjadi juara umum, tetapi kalau sepak bola bisa kembali memberikan hasil terbaik, itu sudah menjadi capaian luar biasa seperti yang terjadi di Popprov lalu,” tambahnya.
Dispora Kukar memastikan seluruh atlet yang berlaga tetap mendapat dukungan penuh hingga pertandingan terakhir. Selain mengejar hasil terbaik tahun ini, POPDA 2025 juga dijadikan momentum untuk memperbaiki dan memperkuat strategi pembinaan olahraga pelajar ke depan.
Dengan beberapa nomor pertandingan masih berlangsung, Kukar dinilai masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi dan mengamankan hasil optimal pada POPDA Kaltim 2025.






