Dispora Kukar Dorong Kemajuan Esports Lewat Peningkatan Fasilitas dan Ruang Kreatif Pemuda

Kutai Kartanegara — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) terus memperluas dukungan bagi berkembangnya cabang olahraga Esports. Upaya tersebut dilakukan dengan menyiapkan fasilitas latihan hingga membuka ruang bagi komunitas pemuda untuk berkreasi dan menggelar aktivitas berbasis digital.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa penyediaan sarana yang memadai menjadi langkah awal untuk mendorong ekosistem Esports tumbuh secara lebih terarah.

Bacaan Lainnya

“Saat ini kami telah menyediakan studio latihan khusus Esports, sekaligus ikut memfasilitasi beberapa kegiatan maupun turnamen yang digelar komunitas,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Aji Ali berharap komunitas Esports di Kukar tidak hanya mengandalkan penyelenggaraan event tingkat kabupaten, tetapi mulai membangun kegiatan dari ruang-ruang kecil di lingkungan mereka.

“Ke depan, kami ingin melihat cabang olahraga ini mandiri. Silakan mulai dengan kompetisi sederhana tingkat kecamatan, yang penting ada keberlanjutan dan ruang kompetisi bagi para pemain,” tambahnya.

Menurutnya, potensi Esports di Kukar sangat besar karena generasi muda sudah akrab dengan dunia gim digital. Tantangan pemerintah daerah justru bagaimana membimbing minat tersebut agar berkembang menjadi kegiatan yang produktif.

“Anak-anak muda kita sangat dekat dengan gim. Tugas kita adalah mengarahkan mereka agar kompetensi yang dimiliki bisa tersalurkan melalui jalur yang lebih terstruktur sebagai cabang olahraga,” jelasnya.

Dari sisi pembinaan, ia menilai proses mencari dan menyiapkan atlet Esports relatif lebih mudah dibanding beberapa cabang olahraga konvensional.

“Menemukan atlet Esports di Kukar tidak sulit. Banyak pemain yang punya kemampuan, tinggal bagaimana kita memberikan ruang pembinaan yang tepat,” tegasnya.

Sejumlah prestasi di tingkat nasional hingga internasional yang dicapai atlet Esports asal Kukar, menurut Aji Ali, menjadi bukti bahwa ekosistem lokal memiliki daya saing dan layak dikembangkan lebih jauh.

Dispora juga membuka peluang bagi komunitas untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia dalam penyelenggaraan turnamen, meskipun saat ini sebagian besar kegiatan masih berskala kecil.

“Kami ingin frekuensi event meningkat. Komunitas perlu mengambil peran lebih besar, termasuk dalam merancang kegiatan yang bisa dilaksanakan secara mandiri,” ucapnya.

Aji Ali melihat peluang besar dalam memanfaatkan area-area publik seperti kafe sebagai ruang tumbuhnya kegiatan Esports. Tempat-tempat tersebut dinilai mudah menarik minat anak muda dan berpotensi mendapat dukungan sponsor dari pengelolanya.

“Kafe bisa menjadi titik kumpul yang efektif. Kompetisi kecil pun bisa berjalan di sana, dan pemilik kafe biasanya terbuka memberikan dukungan,” pungkasnya.

Pos terkait