Samarinda, Rilismedia.co — Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda resmi melakukan penyesuaian tarif air minum sebesar 9 persen yang akan diberlakukan secara bertahap sepanjang tahun 2026. Kebijakan tersebut disosialisasikan dalam kegiatan Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Minum yang digelar di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Kamis (22/1/2026).
Direktur Utama Perumda Tirta Kencana, H. Nor Wahid Hasyim, menyampaikan bahwa air merupakan kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan manusia. Menurutnya, tanpa ketersediaan air bersih, aktivitas masyarakat tidak dapat berjalan dengan baik.
Ia menegaskan, penyesuaian tarif ini memiliki dasar hukum yang jelas. Mulai dari Permendagri Tahun 1999 tentang Penilaian Kinerja PDAM, Ketentuan Pengendalian Tarif Tahun 2020, Keputusan Gubernur, Peraturan Pemerintah Nomor 54, hingga Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 2 Tahun 2015 yang mengamanatkan evaluasi tarif dilakukan secara berkala.
Namun demikian, kebijakan kenaikan tarif tersebut mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kota Samarinda Komisi II, Dr. Sani Bin Husain. Ia menegaskan bahwa kenaikan tarif tidak boleh dibebankan kepada masyarakat tanpa diiringi peningkatan kualitas pelayanan.
“Saya sebagai wakil masyarakat dan mitra PDAM Tirta Kencana mengingatkan, kenaikan tarif ini harus diikuti dengan perbaikan pelayanan kepada pelanggan,” tegas Sani, Senin (2/2/2026).
Sani secara khusus menyoroti persoalan klasik yang masih kerap dikeluhkan warga, seperti kualitas air yang keruh hingga berwarna kuning, serta distribusi air yang sering mengalami gangguan.
“Air jangan lagi kuning dan jangan terlalu sering mati dengan berbagai alasan. Kualitas instalasi harus ditingkatkan. Kalau pelayanannya sama saja seperti sebelumnya, lebih baik tarif diturunkan,” ujarnya.
Ia bahkan mengingatkan secara moral bahwa air pada hakikatnya merupakan anugerah Tuhan yang seharusnya dikelola secara adil dan profesional oleh penyelenggara layanan publik.
“Karena air itu gratis dari Tuhan. Masyarakat membayar bukan airnya, tapi layanan pengelolaannya,” pungkasnya.






