Pembinaan Kepramukaan Kukar Sepanjang 2025 Tetap Produktif Meski Beberapa Agenda Ditunda

Kutai Kartanegara — Aktivitas kepramukaan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sepanjang 2025 berlangsung cukup padat. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar terus menjaga ritme pembinaan, meski sejumlah agenda tahunan harus mengalami penyesuaian akibat efisiensi anggaran.

Kepala Bidang Kepramukaan Dispora Kukar, Nopan Solihin, menyampaikan bahwa fokus pembinaan tahun ini diarahkan pada peningkatan kualitas pelatih dan penguatan kaderisasi di tingkat gugus depan hingga kwartir ranting. Program Pitaran Pelatih menjadi salah satu kegiatan inti yang digelar untuk memperkuat kompetensi para pembina.

Bacaan Lainnya

“Program tersebut kami sinergikan dengan PPIM, agar pembimbing instruktur muda bisa dipersiapkan dengan lebih baik. Regenerasi pelatih adalah fondasi penting dalam keberlanjutan pembinaan,” ujar Nopan, Minggu (23/11/2025).

Selain pelatihan bagi pelatih, kegiatan yang menyasar peserta didik juga berjalan intensif. Pelatihan Pembuka Instruktur Muda menjadi ruang bagi calon instruktur muda untuk mengasah kemampuan, sebelum nantinya berperan di berbagai kegiatan kepramukaan.

Agenda tahunan seperti Pesta Siaga dan Pramuka Tergiat tetap berlangsung meriah. Selain menjadi ajang kompetisi yang menantang kreativitas peserta, kedua kegiatan tersebut memperkuat interaksi antar-kwartir dan membentuk karakter melalui aktivitas yang menyenangkan.

Peringatan Hari Pramuka 2025 pun dirayakan secara lebih semarak. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Pelantikan Ketua Kwartir Cabang Kukar masa bakti 2025–2029, yang menurut Nopan membawa semangat baru bagi pengembangan gerakan Pramuka di daerah.

Menjelang akhir tahun, rangkaian pembinaan ditutup dengan Seleksi Pramuka Garuda. Ajang ini menjadi tolok ukur bagi anggota Pramuka yang ingin memperoleh pencapaian tertinggi dalam kecakapan dan pengabdian.

Meski banyak kegiatan berjalan efektif, Dispora Kukar terpaksa menunda dua program besar tahun ini, yaitu LKBB Pramuka dan Firefighter.

“Kedua kegiatan itu rutin kami laksanakan, tetapi tahun ini belum dapat digelar akibat kebijakan efisiensi anggaran,” jelas Nopan.

Namun begitu, ia memastikan bahwa penundaan tersebut tidak mengurangi dinamika pembinaan. Justru, kegiatan yang tetap dilaksanakan mampu menarik partisipasi besar dan berjalan lebih intensif.

“Pembinaan sepanjang tahun tetap produktif, bahkan sangat aktif. Antusiasme peserta juga tinggi,” tambahnya.

Dispora Kukar berharap pada tahun mendatang kegiatan yang sempat tertunda dapat kembali dilaksanakan, sekaligus memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda di Kukar.

Pos terkait