KUTIM, Rilismedia.co — Menjaga kesehatan tidak cukup dilakukan sesekali. Pesan itu disampaikan Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman ketika mengakhiri rangkaian Bupati Running Fest 2026.
Ardiansyah mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari kebiasaan. Menurutnya, aktivitas fisik dapat membantu menjaga kebugaran dan stamina agar masyarakat tetap siap menjalankan pekerjaan serta aktivitas sehari-hari.
“Alhamdulillah, kita sudah menyelesaikan satu momen penting yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kreativitas kita semua dalam rangka menyegarkan, membugarkan, dan memberikan yang terbaik dalam kehidupan kita,” ujar Ardiansyah.
Pesan tersebut disampaikan bersamaan dengan berakhirnya kegiatan Bupati Running Fest 2026. Setelah rangkaian perlombaan selesai, Ardiansyah secara resmi menutup kegiatan yang mempertemukan para runners dari berbagai daerah tersebut.
Ia berharap kegiatan olahraga lari itu dapat terus dilaksanakan.
“Mudah-mudahan agenda ini akan terus berlangsung di masa-masa yang akan datang,” katanya.
Dalam penutupan tersebut, Ardiansyah turut memberikan perhatian kepada peserta usia dini. Anak-anak berusia 5 sampai 8 tahun yang ikut berlari dinilainya menjadi bagian positif dalam pelaksanaan kegiatan.
Apresiasi juga diberikan kepada seluruh runners yang telah mengikuti kegiatan. Kehadiran peserta dari luar Kutai Timur hingga luar Kalimantan Timur turut menjadi bagian dari pelaksanaan Bupati Running Fest 2026.
Ardiansyah kemudian menyampaikan bahwa hasil perlombaan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Setiap orang yang berani mengikuti dan menyelesaikan tantangan memiliki pencapaian bagi dirinya sendiri.
“Yang sejatinya, kita semua adalah para juara. Juara untuk diri kita sendiri,” ucapnya.
Bagi peserta yang memperoleh juara, Ardiansyah memberikan ucapan selamat. Ia meminta capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.
“Silakan terus tingkatkan staminanya, tingkatkan prestasinya. Mudah-mudahan di masa-masa yang akan datang akan terus memberikan yang terbaik,” tuturnya.
Sementara untuk agenda selanjutnya, pemerintah daerah masih akan membahas konsep pelaksanaan half marathon. Ardiansyah menyebut pilihan jaraknya berada pada 21 kilometer atau 28 kilometer.
“Mudah-mudahan keputusan ini memberikan yang terbaik kepada para olahragawan,” katanya.
Di penghujung sambutan, Ardiansyah secara resmi mengakhiri seluruh rangkaian Bupati Running Fest 2026.
“Dengan mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil Alamin, Bupati Run Fast 2026 dengan ini secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkasnya.(Dit/Adv/Kutim)






