PUPR Kutim Maksimalkan MTU untuk Tingkatkan Kompetensi Tenaga Konstruksi

Kutai Timur, Rilismedia.co – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur mengoptimalkan pemanfaatan Mobile Training Unit (MTU) untuk mempercepat peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi lokal. Program pelatihan keliling ini menyasar pekerja di berbagai kecamatan agar dapat memperoleh keterampilan sekaligus sertifikasi tanpa harus datang ke pusat pelatihan.

Peluncuran MTU dilakukan oleh Asisten II Setkab Kutim, Noviari Noor. Plt Kepala Dinas PUPR Kutim, Joni Abdi Setia, mengatakan program tersebut dirancang sebagai upaya menjawab kebutuhan tenaga konstruksi berkualitas yang meningkat seiring pesatnya pembangunan di daerah itu.

Bacaan Lainnya

“Mobil ini berfungsi sebagai sarana pelatihan berjalan, sehingga pekerja di wilayah jauh dari perkotaan tetap bisa mendapatkan pembinaan langsung,” ujar Joni di Sangatta, Minggu (23/11/2025).

Ia menjelaskan, pelatihan MTU berfokus pada tenaga kerja terampil konstruksi (TKK). Peserta mendapatkan materi teknik dasar hingga lanjutan sebelum mengikuti uji sertifikasi sebagai standar profesional di sektor konstruksi.

“Sebelum disertifikasi, mereka harus menjalani pelatihan terlebih dahulu. Konsepnya jemput bola agar seluruh kecamatan terlayani,” katanya.

Saat ini PUPR Kutim baru memiliki satu unit MTU. Untuk itu, pelatihan akan dijadwalkan secara bergiliran ke seluruh wilayah, sementara pelatihan konvensional tetap dilaksanakan sebagai penguatan.

Program tersebut dinilai strategis untuk menekan ketimpangan kompetensi antara tenaga kerja lokal dan pekerja dari luar daerah. Selama ini, banyak pekerja lokal kalah bersaing karena minim sertifikasi dan keterampilan teknis.

“Tujuan akhirnya bukan hanya memberi pelatihan, tetapi membangun tenaga kerja yang siap kerja dan mampu bersaing,” tegas Joni.

Melalui MTU, PUPR Kutim berharap tenaga kerja lokal semakin berdaya saing dan dapat terserap dalam proyek pembangunan daerah, sehingga berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (adv/Diskominfokutim/Syaif)

Pos terkait