Kutai Timur, Rilismedia.co — Gelaran Pekan Pemuda Kutai Timur 2025 berubah menjadi panggung besar kreativitas anak muda, menghadirkan kejutan yang bahkan tidak dibayangkan oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman.
Acara yang dipusatkan di Lapangan Helipad Bukit Pelangi ini, menghadirkan ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga komunitas kreatif, dengan konsep pertunjukan yang dinilai jauh melampaui ekspektasi awal.
Ardiansyah mengisahkan bahwa ketika KNPI Kutim pertama kali menyampaikan rencana penyelenggaraan kegiatan tersebut,
ia hanya membayangkan sebuah acara pemuda yang berlangsung sederhana seperti biasanya. Namun, begitu tiba dan meninjau langsung arena kegiatan, persepsi itu langsung berubah.
“Saya tidak menyangka. Ketika beberapa bulan lalu mereka datang ingin mengadakan Pekan Pemuda, dalam benak saya kegiatan ini seperti biasa saja. Tapi setelah melihat langsung, dua kata bagi saya luar biasa,” ungkapnya, Sabtu (15/11/2025).
Rangkaian acara dirancang dengan format modern yang menampilkan beragam bakat generasi muda Kutim.
Mulai dari pertunjukan musik, pameran budaya, kompetisi seni, penghargaan sektor pariwisata, hingga showcase film pendek garapan konten kreator lokal.
Seluruh aktivitas itu, menunjukkan bahwa energi kreatif pemuda Kutim semakin berkembang dan semakin siap memasuki ruang kreasi yang lebih luas.
“Ternyata ada agenda yang mengangkat kreativitas dari berbagai aspek seni, budaya dan sebagainya, dan mereka yang aktif di pariwisata diberikan penghargaan, yang aktif di budaya diapresiasi, bahkan ada konten kreator yang membuat cerita pendek hingga short film. Itu luar biasa,” tambah Ardiansyah.
Bupati menilai gelaran ini bukan hanya ajang hiburan, melainkan representasi masa depan Kutai Timur.
Kreativitas yang ditampilkan generasi muda disebutnya, sebagai modal pembangunan yang harus terus dipupuk.
Ia menegaskan bahwa Pekan Pemuda tidak boleh berhenti sebagai acara tahunan, melainkan harus berkembang menjadi ruang kolaborasi yang mendorong inovasi lintas sektor.
“Ini harus dilestarikan, dan para pemuda telah mengolahnya dengan sangat baik,” tegasnya.
Ardiansyah turut menyampaikan apresiasi kepada KNPI Kutim karena berhasil mempertemukan berbagai komunitas dalam satu ruang yang sama, serta menyatukan ragam bakat muda menjadi kekuatan kolektif.
“Kami sangat senang melihat progres para pemuda di Kutai Timur, yang bahu-membahu dalam berkreasi dan meningkatkan kreativitasnya,” pungkas Bupati. (Adv-Diskominfo Kutim/Syaif)






