Kutim Salurkan Rp250 Juta per RT, 213 KPMD Dilibatkan Kawal Program Bankeususdes

Kutai Timur, Rilismedia.co — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memperkuat pembangunan di tingkat lingkungan dengan mengalirkan Rp250 juta untuk setiap RT melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (Bankeususdes).

Program ini dijalankan berdasarkan Peraturan Bupati Kutim Nomor 13 Tahun 2025 dan diprioritaskan untuk empat sektor: infrastruktur RT, pengentasan kemiskinan, peningkatan ekonomi masyarakat, serta penurunan stunting.

Bacaan Lainnya

Kepala DPMD Kutim, Muhammad Basuni, menegaskan bahwa meski manfaatnya diperuntukkan bagi masyarakat RT, dana tetap diproses melalui APBDes. RT menyusun perencanaan, sementara eksekusi dan pertanggungjawaban berada di tangan pemerintah desa.

“Kalau tidak habis digunakan, sisa anggarannya tercatat sebagai SILPA desa dan dapat dimanfaatkan pada tahun anggaran berikutnya,” tutur Basuni dalam kegiatan pelatihan pendamping Bankeususdes di Samarinda, Senin (10/11).

Sementara itu, Sekretaris DPMD Kutim, Abdul Muluk, menyebutkan bahwa sebagian besar rencana kerja RT masih berfokus pada pembangunan fisik, terutama perbaikan jalan lingkungan, drainase, dan fasilitas keamanan. Namun pemerintah mendorong agar program pemberdayaan ekonomi dan intervensi stunting semakin ditingkatkan.

Untuk memastikan pengelolaan anggaran berjalan sesuai regulasi, DPMD menugaskan 213 Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) sebagai pendamping lapangan. “Setiap pendamping menangani sekitar sepuluh RT. Mereka memastikan seluruh proses mulai dari perencanaan sampai pelaporan berjalan sesuai standar,” jelasnya.

Program ini dijalankan di 139 desa yang tersebar di 18 kecamatan. Pemkab Kutim optimistis keberadaan pendamping serta besaran anggaran yang meningkat dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan menghadirkan manfaat langsung bagi warga di tingkat paling bawah. (Adv-Diskominfo Kutim/Syaif)

Pos terkait