Dispora Kukar Rumuskan Pola Pembinaan Pemuda yang Lebih Adaptif, Prioritaskan Aspirasi dan Potensi Daerah

Kutai Kartanegara — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara kini mengubah arah pendekatan dalam membina generasi muda. Alih-alih memakai pola program dari pusat atau provinsi sebagai acuan utama, Dispora memilih menyusun agenda yang benar-benar berangkat dari kondisi serta kebutuhan pemuda di daerah.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyebutkan bahwa pendekatan baru ini bertujuan memastikan setiap kegiatan yang digulirkan memberi dampak langsung bagi kelompok pemuda, baik dalam hal pengembangan kapasitas maupun peningkatan peluang berkegiatan produktif.

Bacaan Lainnya

“Kami ingin seluruh kebijakan yang dirumuskan sesuai dengan realitas pemuda di lapangan. Dengan begitu, program kami bisa menyentuh kebutuhan mereka secara tepat,” jelasnya, Kamis (4/12/2025).

Perubahan strategi tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung visi besar Kukar Idaman, yang menempatkan pemuda sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Pemerintah daerah, kata Ali, ingin melihat generasi muda tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga aktor utama dalam menggerakkan perubahan.

Salah satu fokus yang kini dikejar Dispora adalah membuka jalur keterlibatan pemuda pada bidang produktif, khususnya pertanian modern. Menurut Ali, sektor pertanian yang memadukan teknologi, inovasi, dan manajemen profesional dapat menjadi ruang yang menjanjikan bagi anak muda.

“Pertanian modern sangat potensial. Jika dikelola dengan pendekatan teknologi dan bisnis, bidang ini bisa menjadi peluang kerja sekaligus sumber ekonomi yang menarik bagi pemuda,” terangnya.

Dispora juga mendorong anak muda agar terlibat dalam aktivitas hilirisasi pertanian seperti pengolahan, pengemasan, serta pemasaran produk lokal. Langkah ini dipandang penting untuk meningkatkan nilai tambah produk Kukar sekaligus membuka peluang usaha baru.

Dalam memperluas jangkauan program, Dispora menaruh harapan besar pada peran KNPI sampai tingkat kecamatan. Menurut Ali, organisasi tersebut memiliki kedekatan paling kuat dengan dinamika dan karakter pemuda di wilayahnya.

“DPK KNPI memahami kondisi pemudanya secara spesifik. Mereka bisa membantu menjembatani berbagai kegiatan pelatihan, pemberdayaan, dan pengembangan kapasitas,” ujarnya.

Dispora Kukar menutup pernyataan dengan menegaskan komitmennya memperkuat jejaring kolaborasi bersama organisasi kepemudaan, komunitas lokal, dan berbagai elemen masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat membangun lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya pemuda yang aktif, kreatif, dan berorientasi masa depan.

“Kami ingin pemuda Kukar berkembang menjadi generasi yang mampu menentukan arah kemajuan daerahnya sendiri,” pungkas Aji Ali.

Pos terkait