Kutai Kartanegara — Upaya pemerataan layanan keolahragaan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus diperluas oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar. Tak hanya fokus pada kelompok masyarakat umum, sekolah, maupun komunitas, pembinaan olahraga kini menjangkau hingga lingkungan lembaga pemasyarakatan (lapas).
Program yang telah dijalankan beberapa tahun terakhir ini menjadi bentuk hadirnya pemerintah daerah untuk memberi kesempatan berolahraga secara setara bagi seluruh warga, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa pembinaan dilakukan di beberapa jenis lapasnmulai dari lapas anak, lapas perempuan, hingga lapas dewasa yang sedang dipersiapkan untuk menerima program serupa.
Setiap lapas, kata dia, memiliki karakter dan ruang gerak yang berbeda, sehingga pendekatan pembinaannya tidak bisa disamaratakan.
“Setiap lapas memiliki kondisi yang tidak sama. Karena itu, pola pembinaan dan jenis olahraganya harus benar-benar disesuaikan dengan ketersediaan ruang dan fasilitas yang mereka miliki,” ujar Ali, Jumat (5/12/2025).
Menurutnya, pemilihan cabang olahraga yang diterapkan harus mempertimbangkan keterbatasan area latihan. Tidak semua lapas memiliki ruang yang memungkinkan untuk menghadirkan banyak aktivitas sekaligus.
“Kami harus adaptif. Jenis olahraga yang diberikan harus sesuai kapasitas tiap lapas, sebab tidak semua tempat memiliki ruang yang cukup untuk menampung banyak kegiatan,” jelasnya.
Dispora Kukar menilai bahwa program olahraga bagi warga binaan bukan hanya sarana menjaga kebugaran, tetapi juga bagian penting dari pembentukan disiplin, peningkatan kepercayaan diri, serta dukungan terhadap proses reintegrasi sosial.
Meski harus bekerja dengan ruang yang terbatas, Ali menegaskan bahwa Dispora Kukar tetap berkomitmen melanjutkan kerja sama ini. Pemerataan layanan keolahragaan, katanya, menjadi amanah yang harus diwujudkan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pembinaan di lapas adalah tanggung jawab moral kami sebagai pemerintah daerah. Semua warga berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk meningkatkan kualitas hidup melalui olahraga,” tutupnya.






