Dispora Kukar Apresiasi Semangat Desa Ikuti Turnamen Esports Nasional, Dorong Pemuda Lebih Aktif Berdaya

Kutai Kartanegara — Partisipasi sejumlah desa di Kecamatan Sebulu dalam Turnamen Esports Desa Nasional mendapat perhatian dan apresiasi tinggi dari pemerintah kecamatan maupun Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara. Ajang yang digelar pada puncak Hari Desa di Boyolali, Jawa Tengah, Januari mendatang ini menjadi momentum bagi pemuda desa untuk tampil dan menunjukkan potensi mereka.

Camat Sebulu, Edy Fachruddin, mengungkapkan bahwa undangan resmi menuju kegiatan tersebut baru diterima pada 21 November, hanya dua hari sebelum batas pendaftaran berakhir. Kondisi ini membuat pihak kecamatan bergerak cepat melakukan koordinasi agar informasi bisa segera diteruskan ke desa-desa.

Bacaan Lainnya

“Informasi awal saya dapat dari Pak Sekda. Memang SK kegiatan kami sudah berakhir, tetapi karena batas waktu sangat dekat, kami langsung berkomunikasi dengan DPMD agar penyampaian informasi tidak terlambat. Harapan kami tetap ada putra-putri desa dari Sebulu yang bisa ikut ambil bagian,” jelasnya.

Menurut Edy, keterlibatan pemuda desa dalam kompetisi esports bukan sekadar partisipasi semata. Ia menilai bahwa esports kini berkembang sebagai ruang ekspresi, kreativitas, dan pembentukan karakter positif generasi muda, termasuk dalam mendorong literasi digital di tingkat desa.

“Kami ingin anak-anak muda di desa mendapatkan aktivitas yang sehat dan positif. Esports bisa jadi media yang tepat untuk itu. Dan mudah-mudahan ajang nasional ini semakin membuka peluang agar esports makin dikenal hingga ke desa-desa terpencil,” tambahnya.

Edy juga menyampaikan bahwa Kukar memiliki pondasi pembinaan esports yang cukup kuat. Struktur kepengurusan telah terbentuk di 20 kecamatan, dan beberapa sekolah sudah menyiapkan sarana pendukung untuk siswa yang berminat di bidang ini.

Ia mencontohkan Desa Segihan yang sukses menggelar turnamen esports internal dan menarik banyak minat anak muda untuk hadir dan berkompetisi secara langsung di ruang publik.

Sementara itu, Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan apresiasi kepada Kecamatan Sebulu serta desa-desa yang konsisten membangun ruang pembinaan esports.

Menurutnya, langkah-langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan atlet yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami memberi dukungan penuh terhadap upaya kecamatan dan desa dalam mengembangkan esports. Pembinaan yang berjalan di akar rumput menjadi modal besar untuk melahirkan player yang bisa bersaing, bahkan hingga level nasional,” ujar Ali.

Dispora Kukar, lanjutnya, akan terus mengawal perkembangan olahraga digital ini karena dinilai relevan dengan perkembangan zaman sekaligus membuka peluang prestasi baru bagi pemuda Kukar.

Esports kini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga cabang kompetitif yang membuka ruang kreativitas, kebersamaan, serta peluang karier baru bagi generasi muda di berbagai wilayah, termasuk desa-desa di Kutai Kartanegara.

Pos terkait